Laporkan Masalah

Preferensi Mahasiswa S1 Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Gadja Mada Pada Atribut Pekerjaan Di SEKTOR Jasa Dan Sektor Manufaktur

Anugrah Tyas Utami (Adv.: Edi Prasetya Nugroho,Drs.,MBA), Edi Prasetya Nugroho,Drs.,MBA

2016 | Skripsi | S1 Management

Sejak krisis Asia tahun 1997, sektor jasa mulai mengalami pertumbuhan yang pesat, sebaliknya sektor manufaktur yang mengalami penurunan. Minat kerja di sektor jasa juga mengalami peningkatan seiring peningkatan peluaang kerja di sektor tersebut. Akan tetapi, terdapat anggapan negatif pada sektor jasa dalam hal manajemen sumber daya manusia, seperti gaji yang rendah, pelatihan kurang, dan lain sebagainya.

Penelitian ini mengacu pada tren minat kerja mahasiswa dan preferensinya pada atribut pekerjaan di sektor jasa dan sektor manufaktur. Penelitian ini dilakukan pada 124 mahasiswa S1 manajemen dan akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada.

Dalam pengujian ditemukan bahwa atibut pekerjaan yang dipreferensikan di sektor jasa adalah tanggung jawab yang diberikan, variasi aktivitas, dan lokasi perusahaan. Sementara, atribut pekerjaan yang dipreferensikan di sektor manufaktur adalah pekerjaan yang menantang dan menarik, gaji, keuntungan tambahan, jaminan kerja, reputasi perusahaan, dan program pelatihan. Dimana hal tersebut terbukti secara empiris berpengaruh pada pilihan sektor pekerjaan. Sebaliknya pendidikan bukan merupakan faktor yang berpengaruh pada pilihan sektor pekerjaan.

Since economics crisis in Asia in 1997, service sector was starting to grow fast, on other hand manufacture sector was going down. Job interest in service sector also increased as many more job opportunities in service sector. However, there were many negative opinions on service sector in term human resources management, such as low salaries, low training programs, etc.

This research focused on job interest trend of students and their preferences of job attributes in service and manufacture sectors. The research was done on 124 management and accountant students from The Faculty of Economics and Business, Gadjah Mada University.

In this research, responsibilities given, variety of activities, and companys location were job attributes which were preferred in service sector. On other hand, Job attributes were preferred in manufacture sector were challenging and interesting job, salary, fringe benefit, job security, companys reputation, and training program. Whereas those job attributes preferences were empirically approve influencing on job sector choice. On other analysis were shown that education did not have causal relationship with job sector choice.

Kata Kunci : Preferensi Atribut Pekerjaan, Mahasiswa, Sektor jasa dan Sektor manufaktur, Job attribute preference, Bachelor Students, Service Sector and Manufacture Sector.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.