Laporkan Masalah

Kesiapan Keuangan Daerah Dalam Menghadapi Otonomi

Anton Bawono (Adv: Drs. Wahyu Widayat, M.Ec), Drs. Wahyu Widayat, M.Ec

2000 | Tesis | S2 Economics

Pelaksanaan otonomi daerah yang rencananya akan dilaksanakan pada awal tahun 2001, diharapkan dapat mendorong peningkatan partisipasi dan kreatifitas masyarakat dalam pembangunan serta mendorong pemerataan pembangunan di seluruh daerah. Dengan memanfaatkan sumberdaya dan potensi yang tersedia di masing-masing daerah. Sehingga dalam penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengkaji kesiapan keuangan daerah dalam menghadapi otonomi di Kabupaten Bantul, yaitu lebih rinci dioperasionalkan kedalam tujuan sebagai berikut: Mengetahui berapa penghasilan yang akan diperoleh dan berapa yang akan dikeluarkan pada saat diberlakukan otonomi daerah di Kabupaten Bantul, dan Mengetahui Potensi Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Bantul, sehingga dapat diketahui apakah Pendapatan Asli Daerahnya dapat ditingkatkan atau tidak, serta mengetahui efektiiitas dari Pendapatan Asli Daerah yang diterimanya.

Analisis ini dilakukan dengan cara melihat rencana anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten Bantul tahun 2001, kemudian melihat potensi pendapatan asli daerah yang dimiliki apakah sudah efektif atau belum. Setelah mengetahui potensi, kemudian melihat pengaruh yang mungkin diakibatkan terhadap penerimaan total dan rencana anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2001.

Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Bantul tahun anggaran 2001, menunjukkan jumlah pendapatan yang akan diterima sebesar Rp. 107.013.925.070,00. Sedangkan anggaran yang akan dikeluarkan untuk tahun anggaran 2001 terdiri dari pengeluaran rutin sebesar Rp 77.619.729.370,00 dan pengeluaran pembangunan sebesar Rp. 29.394.195.700,00. Analisis potensi Pendapatan asli daerah yang meliputi 3 jenis pajak daerah dan 3 jenis retrihusi daerah, menunjukkan hasil analisis yang belum digunakan 100 % (belum efektif), sehingga sesungguhnya pendapatan asli daerah dapat ditingkatkan. Adapun pengaruh terhadap rencana anggaran dan belanja daerah tahun 2001 akibat adanya penggunaan potensi yang 100 %, tentunnya ini akan mempengaruhi rencana anggaran dan belanja daerah tahun 2001. Karena pemerintah kabupaten Bantul menggunakan sistem anggaran berimbang maka jumlah pendapatan yang akan diterima sebesar Rp. 110.686.309.539,00 Sedangkan anggaran yang akan dikeluarkan untuk tahun anggaran 2001 sebesar Rp. 78.395.926.664,00 untuk pengeluaran rutin dan sebesar Rp. 32.290.382.875,00 untuk pengeluaran pembangunan.

Kata Kunci : keuangan daerah, otonomi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.