Pengujian Monday effect, week four effect dan rogalski effect di bursa efek Indonesia tahun 2004-2008
ANNISA, Kusdhianto Setiawan, SE,Siv.Oek
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menguji keberadaan fenomena Monday Effect, week four effect dan Rogalski effect di Bursa Efek Indonesia.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumentasi atas data IHSG harian pada tahun 2004-2008. Data diperoleh dari situs Yahoo Finance. Pengujian hipotesis penelitian dilakukan dengan menggunakan uji-t
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa (1) Fenomena Monday effect terjadi di Bursa Efek Indonesia pada kurun waktu 2004-2008. Hal ini didukung oleh hasil pengujian independent sample t-test yang menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,012. Oleh karena nilai signifikansinya < 0,05, maka disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dari return pasar pada hari perdagangan Senin dibandingkan dengan hari perdagangan selain Senin (2) Fenomena week four effect tidak terjadi di Bursa Saham Indonesia pada kurun waktu 2004-2008. Hal ini didukung oleh hasil pengujian independent sample t-test yang menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,947. Oleh karena nilai signifikansinya >0,05, maka disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan dari return pasar hari Senin pada minggu ke-4 dan ke-5 dibandingkan dengan hari Senin pada selain minggu ke-4 dan ke-5. (3) Fenomena Rogalski effect tidak terjadi di Bursa Efek Indonesia pada kurun waktu 2004-2008. Hal ini didikung oleh hasil pengujian independent sample t-test yang menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,988. Oleh karena signifikansinya >0,05, maka disimpulkan bahwa tidak dapat perbedaan yang signifikan dari return pasar hari Senin pada bulan Januari dengan return pasar hari Senin selain bulan Januari.
Kata Kunci : efisiensi pasar, Monday effect, week four effect, Rogalski effect