Upaya Perbaikan Proses Pembelajaran Mata Pelajaran Bahasa Inggris Kelas 7C Melalui Supervisi Klinis di SMP Negeri 1 Yogyakarta
ANGGRAINI, MUSTIKA PUJI (Adv.: Sugiyono, Prof. Dr., M.Pd.), Sugiyono, Prof. Dr., M.Pd.
Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa SMP Negeri 1 Yogyakarta yang berstatus sekolah tertua dan favorit di Yogyakarta, terakreditasi A dengan nilai 99,65 serta rata-rata intake peserta didik kelas 7C, 8,38 , dan nilai rata-rata kelas 74, 14 ternyata di kelas 7C dari 34 (tiga puluh empat) peserta didik, terdapat 13 atau 39% peserta didik tidak tuntas dalam pembelajaran mata pelajaran Bahasa Inggris pada ujian tengah semester. Berdasarkan kajian teori dan pengalaman empiris untuk memperbaiki proses pembelajaran dan kemampuan peserta didik dapat dilakukan melalui supervisi klinis yang diduga akan meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan kemampuan kognitif peserta didik. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran mata pelajaran Bahasa Inggris di kelas 7C SMP Negeri 1 Yogyakarta.
Untuk membuktikan apakah supervisi klinis dapat memperbaiki proses pembelajaran dan kemampuan kognitif peserta didik, maka dilakukan penelitian tindakan dengan subyek penelitiannya adalah guru mata pelajaran Bahasa Inggris kelas 7C. Data dikumpulkan melalui tes, kuisioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada peserta didik, guru, dan kepala sekolah. Observasi dilakukan dengan melihat dan mencermati administrasi pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran yang dilakukan guru di kelas 7C, dan dokumentasi dilakukan dengan mengumpulkan dokumen berupa instrumen yang digunakan untuk mendapatkan data tentang proses pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil sebelum tindakan dan sesudah tindakan.
Pengujian tindakan dilakukan sebanyak dua siklus telah menunjukkan perbaikan proses pembelajaran. Dengan Supervisi Klinis, pengetahuan dan kompetensi pedagogik guru meningkat 47%, baik dalam memilih setrategi dan metode pembelajaran juga dalam melaksanakan proses pembelajaran. Peningkatan kualitas proses pembelajaran berdampak positif pada motivasi belajar dan kemampuan kognitif peserta didik. Peningkatannya telah mencapai ketuntasan belajar secara individu dan klasikal atau 100% dengan nilai terendah 73,00 dan nilai tertinggi 100,00 di atas dari nilai KKM yang ditetapkan sekolah, yaitu 70,00. Kesimpulannya, melalui Supervisi Klinis dapat membantu guru dalam memperbaiki serta meningkatkan kualitas proses pembelajaran mata pelajaran Bahasa Inggris di kelas 7C SMP Negeri 1 Yogyakarta.
This study was conducted by the background revealed that in SMP Negeri 1 Yogyakarta as the oldest most favoured yunior high school in Yogyakarta, having an accreditation level of A, average score of 99,65, average intake point of students of 7C of 8,38 and class average point of 74,14 of them derived from class of 7C that have 34 students, there were 13 students or 39% that could not completed in learning English subjects in the mid-semester test. Based on the theoretical assessment and the empirical experience to improve the learning process and students capability, it could be conducted by clinical supervision expected to increase the quality level of learning process and cognitive capabilit y of students. Therefore, this study was conducted to improve the learning processes of English subjects in Class of 7C in SMP Negeri 1 Yogyakarta.
In order to prove it, it was conducted an actional research using the subject of English teacher of Class 7C. Data was collected by performing test, conducting interview, observation, and documentation. Interview was conducted through the students, teacher, and the headmaster. Observation was performed by looking and monitoring the learning administration, the conducted learning process by teacher of Class 7C, and documentation was performed by gathering data of learning process. Data analysis was conducted by make a comparison between the results of before and after taking action.
The performed actional evaluation in two cycles indicated an increase in learning process. Through clinical supervision, it was increased the knowledge and pedagogic competence of teacher by 47%, both in selecting strategies and learning method to conduct learning process. The increase in the quality level of learning process affective positively to the learning motivation and learning capability of the students. It achieved the level of 100% with the lowest score of 73,00 and the highest of 100,00, higher than the fixed score 70,00. Finally,nit could be concluded that by clinical supervisison, it could help the teacher to improve and increase the qualit y level of learning process of English subject in Class of 7C SMP Negeri 1 Yogyakarta.
Kata Kunci : Proses Pembelajaran, Supervisi Klinis, lerning process, clinical