Taxable Income Sebagai Sebuah Ukuran Kinerja : Pengaruh dari Tax Planning dan Earning Quality
ANGGORO, SETYA (pembimbing: Harnanto, Drs., M.Soc.Sc.), Harnanto, Drs., M.Soc.Sc.
Berdasarkan literatur yang telah ada dan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Laplante, Stacie K., Benjamin C. Ayers dan Jhon (Xuefeng) Jiang (2008). Penelitian ini mengidentifikasi dua standar (Perencanaan Pajak Tinggi dan Kualitas Laba Rendah) yang dapat menurunkan atau meningkatkan kandungan informasi relative dari laba fiskal (Taxable Income) terhadap laba buku sebelum pajak. Mengikuti Hanlon et al (2005),dalam (Tes I- uji kandungan informasi relatif) penelitian ini mengestimasi secara terpisah atas kandungan informasi relative laba fiscal dan laba buku sebelum pajak menggunakan regresi dari Return saham tahunan. (Tes II- uji kandungan informasi tambahan) menjelaskan estimasi gabungan dari laba fiscal dan laba buku sebelum pajak menggunakan regresi dari return saham tahunan. Penelitian ini menetapkan peringkat kuartil menggunakan akumulasi tariff pajak efektif (ETR) perusahaan j pada tahun t selama periode tahun 2005 sampai tahun 2009, dengan mengidentifikasi perusahaan dengan perencanaan pajak tinggi (High Tax Planning atau HTP Firms) berada di peringkat 25% kuartil terendah perusahaan j tahun t dan untuk perusahaan dengan kualitas laba rendah (High Accrual Firms atau HA Firms) berada di peringkat 25% kuartil tertinggi perusahaan j tahun t.
Penelitian ini menemukan bahwa selama periode 2005-2009, periode pra-tahun 2007(2005-2007) adalah merupakan periode dimana perusahaan melakukan aktivitas perencanaan pajak yang ekstensif. Sehingga kandungan informasi dari estimasi laba fiscal perusahaan dengan perencanaan pajak tinggi menjadi kurang informatif. Antara pra-tahun 2007(2005-2007) dan pasca-tahun 2006(2007-2009) terjadi penurunan yang signifikan atas estimasi kandungan informasi laba fiskal. Hal ini menunjukkan aktivitas perencanaan pajak tinggi terjadi di periode tahun 2005 sampai tahun 2007. Kemudian terjadi penurunan aktivitas perencanaan pajak pasca-tahun 2006 (2007-2009). Secara empiris menunjukkan bahwa periode pra-tahun 2007(2005-2007) yang diidentifikasi terjadi aktivitas perencanaan pajak tinggi, kandungan informasi dari perusahaan dengan kualitas laba rendah justru lebih informative disbanding dengan perusahaan lainnya. Tetapi pasca-tahun 2006(2007-2009) yang diidentifikasi aktivitas perencanaan pajak rendah (menurun), kandungan informasi dari estimasi laba fiscal untuk perusahaan dengan kualitas laba rendah menjadi kurang informatif.
Hasil penelitian ini mengatakan bahwa perencanaan pajak dan kualitas laba rendah memiliki pengaruh yang berlawanan terhadap kandungan informasi dari estimasi laba fiskal (Taxable Income). Hasil temuan penelitian ini untuk menguji Book-Tax differences sebagai sebuah ukuran atas kualitas laba dan laba fiskal (Taxable Income) sebagai sebuah ukuran kinerja alternatif.
Based on existing literature and previous research was performed by Laplante, Stacie K., Benjamin C. Ayers and Jhon (Xuefeng) Jiang (2008). This study identified two standards (High Tax Planning and Low Earning Quality) which can decrease and increase the relative information content from taxable profit (Taxable Income) to book income before taxes. According Hanlon et al (2005), in (Test I- relative information content test), This study estimates separately for the relative information content of taxable profit and profit before tax books using regression of annual stock return. (Test II- additional information content test) explained acombined estimation of taxable profit and profit before tax books using regression from annual stock return. This study set quartile ranking using accumulation of effective tax rate (ETR) firm j in year t over period 2005 to 2009, by identifying companies with high tax planning (HTP Firms) ranked at 25% the lowest quartile firm j in year t and for firms with low earnings quality (High Accrual Firms or HA Firms) ranked at 25% the highest quartile firm j in year t.
This study found that during the period 2005-2009 the pre-year 2007 (2005-2007) was a period in which companies conduct extensive tax planning activities. So that the information content of estimated taxable profit companies with high tax planning becomes less informative. Between the pre-year 2007 (2005-2007) and post-year 2006 (2007-2009) a significant decrease of the estimated information content of taxable profit occurred. This shows the high tax planning activity occurred in the period 2005 to 2007. Then there is a decrease tax planning activity post-2006 (2007-2009). Empirically demonstrated that the pre-year 2007 (2005-2007) were identified a high tax planning activity occurs, the information content of firms with low earnings quality was more informative than any other firms. However post-year 2006 (2007-2009) were identified low tax planning activities (decreased), information content of estimated taxable income for firms with low earnings quality become less informative.
The results of this study say that the tax planning and low earnings quality have the opposite effect on the information content of estimated taxable income. The findings of this study to test the Book-Tax differences as a measure of the quality of earnings and taxable income as an alternative performance measure.
Kata Kunci : Laba Fiskal, Laba Akuntansi, Kandungan Informasi, Perencanaan Pajak, Kualitas Laba, Taxable income, book income, information content, tax planning, earnings quality