Laporkan Masalah

Kinerja Jangka Panjang Penawaran Saham Perdana Di Bursa Efek Jakarta

Andriyanto, F.Y. (Adv. Dr. Jogiyanto H. M. , MBA), Dr. Jogiyanto H. M. , MBA

2014 | Tesis | S2 Management

Penelitian ini menguji kinerja jangka panjang saham IPO di Bursa Efek Jakarta antara tahun 1990-1999. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari tahu adanya underperformance di Indonesia dan jenis informasi yang mempengaruhi cumulative abnormal return. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam jangka waktu tiga tahun setelah IPO, saham IPO memiliki kinerja yang lebih dari pada kinerja pasar dengan wealth relative rata-rata 1,0023 dan CAR 0,0839. Hasil regresi cross-sections menunjukan ukuran dan umur perusahaan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap CAR. Informasi mengenai reputasi penjamin emisi tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap CAR. Fenomena outperformance ini bertentangan dengan penelitian sebelumnya di Indonesia (Rodoni, 2002) tetapi didukung oleh banyak penelitian sejenis di negara lain.

This research examines the long-run return performance of lPO stock in Jakarta Stock Exchange between 1990-1999. The objectives of this research are, to find out whether there is under performance or not in Indonesia, and what kind of information that influence the cumulative abnormal return. The findings reveal that IPO stocks have outperformed the market with the average wealth relative 1,0023 and cumulative abnormal return 0.0839 over three years after lPO. The cross-sectional regressions find out that firm size and age has significant effect to cumulative abnormal return. Information about underwriter reputation has no significant relations with cumulative abnormal return. This out performance• is contrast with previous research in Indonesia (Rodoni, 2002) but supported by many lPO result in other countries.

Kata Kunci : return jangka panjang, IPO, cumulative abnormal return, ukuran perusahaan, umur perusahaan, reputasi penjamin emisi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.