Evaluasi Kemungkinan Penerapan Balanced Secorecard Sebagai Pengukuran Kinerja PTP Nusantara VII Unit Usaha Cinta Manis
ANDRIE JAVS VALENTINO (Pembimbing: Ertambang Nahartyo, M.Sc., Ph.D.), Ertambang Nahartyo, M.Sc., Ph.D.
Lingkungan bisnis yang dimasuki oleh setiap organisasi saat ini semakin kompetitif dan turbulen. Perubahan yang terjadi begitu cepat dan serentak serta sulit untuk diprediksi secara tepat. Organisasi harus dapat secepat mungkin merespon perubahan tersebut agar tetap menjaga kelangsungan hidupnya. untuk itu perusahaan harus melakukan evaluasi dengan melakukan pengukuran kinerja. Balanced scorecard merupakan salah satu alternatif dalam melakukan pengukuran kinerja yang cocok untuk lingkungan bisnis yang semakin kompetitif dan turbulen. Balanced scorecard merupakan pengukuran kinerja dengan empat perspektif, yaitu perspektif keuangan, pelanggan, bisnis internal, dan pembelajaran dan pertumbuhan. Penelitian ini mengenai kemungkinan pengukuran kinerja menggunakan Balanced Scorecard di dalam perusahaan. Metode yang digunakan adalah studi kasus yang dilakukan di PTPN VII Unit Usaha Cinta Manis di Sumatera Selatan. Data untuk perspektif keuangan adalah data dari laporan keuangan perusahaan, dan untuk ketiga perspektif lainnya menggunakan data analisa dokumen, Observasi, dan juga melalui wawancara. Dari hasil analisa dapat disimpulkan bahwa pengukuran kinerja balanced scorecard dapat diterapkan dalam PTPN VII Unit Usaha Cinta Manis di Sumatera Selatan. Pembahasan peneliti menekankan pada proses identifikasi untuk mendesain pengukuran kinerja dengan menggunakan balanced scorecard untuk PTPN VII Unit Usaha Cinta Manis di Sumatera Selatan. Saran untuk penelitian berikutnya adalah membuat model balanced scorecard unit usaha yang di sinergiskan dengan korporasi maupun unit bisnis lainnya.
Now day, business environment that involve every organization is competitiveness and turbulences. In other side, there are fast change, integrated and unpredictable. To Solve these problems, organizations have to able respond the change for its sustainability. Organization must measure the performance in many aspects. Balanced scorecard is alternative to measure performance of organization that face the competitiveness and turbulences environment. Balanced scorecard represents the approach of performance looking into performance of an organization. Performance measurement with Balanced Scorecard includes four in perspective wich are: financial perspective, customers, internal business process, and learning and growth. The aim of this research is to measure the performance in organization. The method that used in this research is case study in Cinta Manis Unit Business PTPN VII South Sumatera. The data perspective finance uses the financial statement, and the other perspectives use the documentation analysis and also interview. The Result analysis shows that Cinta Manis Unit Business PTPN VII South Sumatera applicable to implement Balanced Scorecard Model as performance measurement, because it can assist in measuring the performance from all the aspects. This research also focuses to design Balanced Scorecard model as a performanced measurement. Suggestion for the next research is making the balanced scorecard model at Cinta manis Unit Business that is aligment with others Unit Business at PTPN VII.
Kata Kunci : balanced scorecard, Performance Measurement, Organization, Pengukuran kinerja, Perusahaan.