Evaluasi kinerja manajemen melalui perspektif balanced scorecard (studi kasus pada PT Hutvhison Charcen Phokpand telecommunication divisi customer operation)
ANDHINY, TRISTYANA PUTRI , Drs. Haryono, M.Com
Pesatnya pertumbuhan industri telekomunikasi membawa dampak yang cukup menakjubkan. Ketatnya persaingan operator seluler pada masa sekarang ini menjadikan tiap perusahaan telekomunikasi berlomba-lomba untuk menghadirkan inovasi terbaru dengan memberikan pelayanan yang terbaik bagi konsumennya. Hutchison Telecommunications International Ltd (HTIL) yang merupakan bagian dari PT. Hutchison Whampoa Limited (HWL) melihat adanya suatu peluang bisnis dengan penduduk Indonesia yang populasinya berkisar diatas 200 juta orang dan tingkat penetrasi yang masih rendah.
Dapat diakui dengan bermunculannya berbagai operator seluler menjadikan semakin ketatnya persaingan yang ada. Pengukuran kinerja dengan hanya mempertimbangkan dari aspek keuangan saja sudah tidak lagi relevan pada masa sekarang ini. Kesuksesan dari perusahaan tidak dapat dikur hanya berdasarkan dari perspektif keuangan saja yang hanya mengukur kesusksesan jangka pendek perusahaan.
Diperlukan suatu tools yang dapat mengukur kinerja dari perspektif lainnya. Balanced scorecard merupakan kerangka kerja baru untuk mengintegrasikan ukuran yang diperoleh dari strategi. Dengan tetap mempertahankan ukuran keuangan dari performance sebelumnya, Balanced Scorecard memperkenalkan driver tambahan yang meliputi konsumen, proses bisnis internal, dan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan.
Kata Kunci : kinerja manajemen, balanced scorecard