Laporkan Masalah

Persepsi pemakai jasa akuntan publik terhadap iklan bagi akuntan publik (studi empiris pada bursa efek jakarta dan lembaga perbankan di Jakarta)

Ancila Florida Lay (Pembimbing : Dr.Hadori Yunus ), Dr.Hadori Yunus

1998 | Skripsi | S1 Accounting

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pemakai jasa akuntan publik di Jakarta dalam hal ini investor dlan kreditur terhadap pemakaian rnedia iklan bagi akuntan publik dalam memberi pelayanan jasa-jasanya. Kedua kelompok pemakai ini dipilih karena selain sebagai pemakai potensial jasa akuntan publik juga sebagai pemakai dengan tingkat resiko tinggi atas modal yang ditanamkan pada pasar perekonomian suatu negara sehingga sampel penelitian yang dibatasi pada kedua kelompok tersebut diasumsikan dapat mewakili para pemakai jasa akuntan publik.Persepsi para investor dan kreditor dikumpulkan melalui angket penelitian. Angket penelitian tersebut terdiri dari 28 pertanyaan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Uji validitas yang dipakai dalam pengujian ini adalah teknik korelasi moment tangkar (product moment) karena korelasi dengan moment tangkar (product moment) ini belum merupakan koefisien validitas pertanyaan yang sebenarnya, maka dibutuhkan suatu korelasi terhadap rumus korelasi di atas. Adapun rumus tersebut adalah rumus korelasi bagian total (partwhole correlation) sedangkan uji reliabilitas menggunakan koefisien alpha (a). Keduapuluhdelapan pertanyaan tersebut merupakan penjabaran dari variabel-variabel pengukur Persepsi Pemakai Jasa Akuntan Publik Terhadap Iklan Bagi Akuntan Publik. Adapun variabel-variabel tersebut adalah lingkungan, informasi, komunikasi, kualitas jasa, harga jasa (biaya), promosi, kode etik, bentuk iklan, pihak yang berkepentingan, dan kecakapan teknis. Jawaban para responden diberi skor dan dicari rerata skor responden untuk setiap variabel tersebut. Rerata responden ini dianalisis dengan pengujian hipotesis untuk menarik kesimpulan secara generalisasi. Metode yang digunakan adalah uji rerata (mean test) dan analisis variansi ( variance analysis) khusus uji t karena hanya terdiri dari dua kelompok responden (investor dan kreditor). Metode ini dipakai dengan asumsi data terdistribusi normal dan homogen sehingga uji asumsi sebagai prasyarat dalam analisis variansi tidak dilakukan dalam pengujian ini. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa pemakaian media iklan bagi akuntan publik dalam memberi pelayanan jasa-jasanya diperlukan. Hal ini dapat dilihat dari distribusi frekuensi jawaban responden dan nilai rata-rata jawaban responden sedangkan persepsi masing-masing kelompok responden, dalam hal ini investor dan kreditor terhadap pemakaian media iklan bagi akuntan publik dalam memberi pelayanan jasa-jasanya berbeda tidak signifikan atau investor dan kreditor mempunyai persepsi yang tidak berbeda, dimana ada kecenderungan bahwa kreditor mempunyai persepsi yang lebih baik dibandingkan dengan investor. Dari hasil kesimpulan di atas, maka disarankan pada IAI untuk menyempurnakan Kode Etik Akuntan Indonesia, khusus pasal 6 ayat 8 "Akuntan publik dilarang mengiklankan atau mengizinkan orang lain untuk mengiklankan nama atau jasa yang diberikannya, kecuali iklan yang sifatnya pemberitahuan," karena dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pengiklanan jasa akuntan publik diperlukan oleh pemakai jasa akuntan publik, untuk itu perlu dipertimbangkan bentuk iklan yang mencakup materi iklan yang dibutuhkan oleh para pemakai jasa akuntan publik

Kata Kunci : pemakai jasa akuntan,akuntan publik,iklan bagi akuntan publik


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.