Laporkan Masalah

TOTAL QUALITY MANAGEMENT DAN BUSINESS PROCESS REENGINEERING : PERBANDINGAN ANTARA YANG DIAJARKAN PARA AKADEMISI DENGAN YANG BENAR-BENAR DIPRAKTEKKAN OLEH PRAKTISI BISNIS

Anastasia Riani Suprapti (adv. Drs. Edi Prasetyo Nugroho, MBA), Drs. Edi Prasetyo Nugroho, MBA

2015 | Tesis | S2 Management

Penelitian ini dilakukan terhadap para akademisi di Jawa Tengah dan DIY serta praktisi bisnis di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahul apakah ada perbedaan yang signifikan antara apa yang dipahami dan

diajarkan para akademisi dengan apa yang dipahami dan dipraktekkan oleh praktisi bisnis tentang Total Quality Management (TQM) dan Business Proces Reengineering (BPR).

Hal-hal yang mendasari penelitian ini adalah, selain hasil penelitian terdahulu yang mengindikasikan bahwa perlu adanya penyamaan persepsi dan pemahaman anti kualitas dan TQM ( Derrick, Decal and O'Brien, 1989). Juga karena para manajer/praktisi bisnis di Indonesia pada umumnya mempunyai Tatar belakang pendidikan sarjana dari berbagai bidang ( tehnik, sosial dan ekonomi ), yang dalam kaitannya dengan pengelolaan kualitas dapat menimbulkan praktekpraktek pengelolaan kualitas yang kurang tepat. Data mengenai dimensi kepentingan faktor-faktor serta pemahaman konsep mengenai TQM dan BPR diperoleh melalui daftar pertanyaan yang variabelnya diukur dengan menggunakan skala likert 5 pain. Tehnik analisis yang digunakan adalah Uji-t, untuk mengetahui perbedaan antara skor rata-rata kepentingan serta pemahaman konsep TQM dan

BPR oleh akademisi dengan praktisi bisnis.

Kata Kunci : praktisi bisnis, TQM, business process reengineering


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.