PERTUMBUHAN INDUSTRI MANUFAKTUR BESAR DAN MENENGAH KABUPATEN/KOTA DI PROPINSI JAWA TENGAH 1993 - 2001
AMIN PUJIATI (adv. Dr. Budiono Sri Handoko, MA), Dr. Budiono Sri Handoko, MA
Studi ini bertujuan mengidentifikasi spesiaiisasi industri dan mengestimasi variabel yang berpengaruh terhadap pertumbuhan industri manufaktur besar dan menengah di Propinsi Jawa T engah. Data industri yang dimaksud industri dua digit. Data yang digunakan data pad a tingkat kabupaten/kota yang bersumber dari BPS selama 1 H93-2001. Alat analisis menggunakan indeks spesialisasi regional dan analisis regresi dengan data panel. Metode yang dipakai GLS ( Genercrlized Least Square ) dengan pendekatan fixed effects.
Hasil identifikasi spesialisasi industri menunjukkan aktivitas ekonomi yang menonjol adalah industri makanan. miinuman dan tembakau ( ISIC 31 ). industri tekstil, pakaian jadi dan kulit (I SIC 32), industri kayu, bambu, rotan dan sejenisnya (lSIC 33) serta industri kimia, minyak bumi, batu bara. karet dan plastik (ISIC 35). Hasil estimasi regresi menunjukkan investasi berpengaruh positif terhadap pertumbuhan industri. Tingkat akumulasiinvestasi yang lebih tinggi akan memp4~rcepat pertumbuhan, untuk itu perlu diciptakan iklim yang kondusif bagi investasi. Bertambahnya tenaga kerja akan menambah tenag;a produktif yang akan berpengaruh positif terhadap pertumbuhan industri.
Spesialisasi dan persaingan mempunyai pEtngaruh negatif, yang berarti perlu adanya pengembangan ide-ide dan inovasi yang dapat mempercepat pertumbuhan . Penyediaan sistem transportasi yang lebih baik akan mempercepat pertumbuhan. Ukuran pasar mempunyai pengaruh positif yang berarti permintaan produk bertambah dan mempercepat pertumbuhan. Hal yang menarik, pertumbuhan industri daerah lain ( spillover ) merupakan varia bel yang paling dominan berpengaruh terhadap pertumbuhan industri. Kondisi ini mengharuskan pengembangan industri lain baik yang berkaitan I~:mgsung maupun tidak dengan industri andalan sehingga mempercepat pertumbuhan industri.
Kata Kunci : pertumbuhan ekonomi, industri manufaktur