Analisis Perencanaan Produksi Studi Pada PT PRIMISSIMA (PERSERO)
AMIN, MUHAMMAD HASNAN (Adv.: Nurul Indarti, Sivilokonom. Cand. Merc., Ph. D.), Nurul Indarti, Sivilokonom. Cand. Merc., Ph. D.
Perencanaan merupakan salah satu bagian terpenting dalam menjalankan usaha. Baik usaha di bidang yang menghasilkan barang maupun usaha yang bergerak di bidang jasa. Keduanya harus memperhatikan elemen penting yaitu perencanaan. Di dalam menjalankan bisnis manufaktur perencanaan sangat erat kaitannya dengan produksi. Maka dari itu perencanaan produksi menjadi sesuatu yang tidak bisa ditinggalkan dalam bisnis manufaktur.Penelitian ini mengambil contoh permasalahan yang terjadi di salah satu perusahaan tekstil di wilayah Yogyakarta yaitu PT. Primissima. Penelitian ini lebih bersifat penelitian kualitaif karena menganalisa fenomena yang terjadi dalam sebuah perusahaan. Analisis yang diamati adalah faktor-faktor yang mempengaruhi perencanaan produksi. Sehingga menghasilkan faktor-faktor yang menyebabkan selisih antara rencana dan realisasi produksi. Data yang diolah yaitu data primer yang merupakan sumber data utama dan data sekunder sebagai pendukung analisis. Dengan menggunakan alat analisis data berupa diagram tulang ikan maka ditemukanlah enam faktor penyebab terjadinya selisih antara rencana dan realisasi produksi. Keenam faktor ini adalah (1) Restrukturisasi manajemen yang kurang berjalan efektif; (2) Peralatan atau mesin yang kurang mendukung untuk berproduksi maksimal; (3) Tenaga kerja yang kurang terampil; (4) Pemasok yang sering terlambat mengantar bahan baku; (5) Prosedur produksi yang tidak tetap; dan (6) Keuangan perusahaan yang kurang mendukung.
Planning is one of the most important parts of running a business. Good effort in the field of businesses that produce goods or engaged in services. Both have to pay attention to important elements such as planning. In conducting the business of manufacturing production planning are closely linked. Thus production planning becomes something that can not be left in the business manufacturing. The research take the example of the problems that occurred in one of the textile companies in the Yogyakarta region, namely PT. Primissima. This study is more Qualitative research for analyzing phenomena occurring within a company. Analysis of the observed are the factors that influence the production planning. Resulting factors that cause the difference between planned and actual production. The processed data is the primary data is the primary data source and secondary data to support the analysis. By using data analysis tools such as fishbone diagram then found six factors contributing to the difference between planned and actual production. These six factors are (1) Restructuring poor management is effective; (2) Equipment or machinery that is less supportive for maximum production; (3) The lack of skilled labor; (4) Suppliers are often late delivering raw materials; (5) The procedure of production is not fixed; and (6) Finance companies are less supportive.
Kata Kunci : production planning, fishbone diagram, PT. Primissima, manufacturing, perencanaan produksi, diagram tulang ikan.