Peramalan Permintaan Pariwisata International di Indonesia Dari Singapura, Malaysia, dan Australia: Pendekatan SARIMA, 2015:05-2015:12
Amalia, Nurisqi (Adv.: Samsubar Saleh, Prof.Dr.,M.Soc.,S.), Samsubar Saleh, Prof.Dr.,M.Soc.,S.
Industri pariwisata merupakan industri yang memiliki peran penting bagi perekonomian Indonesia sehingga pemerintah menetapkan sasaran terhadap jumlah permintaan pariwisata untuk meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian Indonesia. Dengan menggunakan data time series bulanan selama periode 2011:01 hingga 2015:04, penelitian ini bertujuan untuk memodelkan dan meramalkan permintaan pariwisata di Indonesia dari Singapura, Malaysia, dan Australia dengan pendekatan SARIMA. Kemudian hasilnya digunakan untuk mengetahui pencapaian sasaran pemerintah terhadap permintaan pariwisata di Indonesia pada 2015-2019 serta mengetahui permintaan pariwisata di Indonesia berdasarkan musim dari ketiga negara maupun musim di Indonesia.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk meramalkan permintaan pariwisata internasional di Indonesia dari Singapura dapat menggunakan dua alternatif model terbaik, dari Malaysia satu model terbaik, dan dari Australia dua alternatif model terbaik. Berdasarkan model terbaik yang telah ditentukan, jumlah kedatangan wisatawan internasional di Indonesia dari ketiga negara terpilih mengalami peningkatan selama periode 2015:05-2015:12 namun masih jauh lebih kecil dari sasaran pemerintah. Jumlah permintaan pariwisata di Indonesia berdasarkan musim yang dimiliki Singapura, Malaysia, Australia dan Indonesia menunjukkan hasil yang bervariasi. Sedangkan berdasarkan musim di Indonesia, jumlah kedatangan wisatawan Singapura dan Malaysia di Indonesia lebih tinggi pada saat di Indonesia sedang musim hujan dan jumlah kedatangan wisatawan Australia di Indonesia lebih tinggi pada saat di Indonesia sedang dalam musim kemarau.
The tourism industry is an industry that has an important role for the indonesian economy so the government set targets to the number of tourism demand to improve its contribution to the indonesian economy. This study employs monthly time series data for the period from January 2011 to April 2015, aims to forecast future tourism demand in Indonesia from Singapore, Malaysia, and Australia using SARIMA approach. Then the results used to knowing the attainment of government targets against tourism demand in Indonesia in 2015-2019 and knowing tourism demand in Indonesia based on the season of the three countries and season in Indonesia.
This research result indicates that to foresee international tourism demand in Indonesia from Singapore can spend two alternatives best model, from Malaysia one best model, and from Australia two alternatives best model. Based on determined best model, the number of international tourist arrivals in Indonesia of the three countries elected increased during the period 2015:05-2015:12 but it was still much smaller than the government targets. The number of tourism demand in Indonesia based on the season owned Singapore, Malaysia, Australia and Indonesia shows varying results. While based on the season in Indonesia, the number of tourist arrivals from Singapore and Malaysia in Indonesia higher at rainy season and the number of tourist arrivals from Australia in Indonesia higher at Indonesia is in dry season.
Kata Kunci : ACF & PACF, international tourist arrivals, dry and rainy seasons, tourism demand, SARIMA, government target