Formasi Alih Pengetahuan: Menuju Keselerasan Sistem Teknologi Informasi-Strategik
Almaida, Asty, Dr. Sony Warsono, MAFIS
2006 | Tesis | S2 Management
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh alih pengetahuan anggota Tim Manajemen Atas (TMT) dan eksekutif Sistem Teknologi Informasi (STI) pada keselarasan Sistem Teknologi Informasi-Strategik (SIS) dan kemudian menguji faktor-faktor yang mendorong terjadinya alih pengetahuan yang efektif. Berdasarkan tinjauan literatur alih pengetahuan, sistem informasi dan strategi penelitian ini mengajukan hambatan pengetahuan, motivasi, dan iklim organisasi sebagai antiseden utama alih pengetahuan. Model penelitian diuji secara kuantitatif melalui survei lapangan pada 124 pasangan serasi TMT/eksekutif STI menggunakan model persamaan struktural dengan perangkat lunak LISREL. Hasil penelitian memperlihatkan pentingnya alih pengetahuan pada keselarasan SIS, demikian juga untuk ketiga antiseden alih pengetahuan. Analisi penelitian ini
mendukung 9 dari 11 hipotesis yang diajukan juga memberikan kontribusi baru berupa munculnya pengaruh langsung antiseden alih pengetahuan (kemampuan mengabsorbsi, ambiguitas kausal dan afiliasi) yang diharapkan dapat dijadikan arahan bagi penelitian selanjutnya.Bertentangan dengan pendapat umum yang menyatakan faktor motivasi merupakan faktor yang paling berpengaruh pada alih pengetahuan, hasil penelitian ini memperlihatkan hambatan terbesar alih pengetahuan adalah terkait dengan pengetahuan itu sendiri. Analisis penelitian ini Kenyataan akan pentingnya STI dalam bisnis dan seringkali berkontribusi secara strategis, penelitian ini memberikan implikasi bagi pengembangan teori dan praktis Kata Kunci: Eksekutif STI, anggota Tim Manajemen Atas, Alih Pengetahuan, Keselarasan SIS, Sistem Informasi, Persamaan Model Struktural, LISREL
The objective of this research is to examine how Knowledge Transfer (KT) between Top Management Team (TMT) and Information Technology System ITS) Eksekutif (ISE) influence ITS-Strategic (SIS) alignment within the organization as well as factors that contribute to the development of these KT. Drawing from the KT, ITS and ITS alignment, an integrated model develop that posits that KT is influenced by knowledge-related, motivational and organizational climate. This research model was tested via quantitatively via field survey of 124 ISE/TMT matched pairs using Structural Equation Modelling (SEM) with LISREL software. Results shows that KT between ISE and TMT are important to achieve SIS alignment as well as all three groups of factors that influence KT. The analysis provide support for 9 of 11 hypotheses and also present new variable that show have direct effect to SIS alignment. Contrary to conventional wisdom that stated motivational factors as major barriers to internal KT, the study finding shows knowledge-related factor to be major barriers such as, absorptive capacity and ardous relationship. The important of ITS in business and often contribute strategically, this research offer implication on both theory development and practice Keyword: ITS eksekutif, Top Management Team, Knowledge Transfer, SIS Alignment, Information Systems, Structural equation Modelling, LISREL
Kata Kunci : Alih Pengetahuan; Sistem Teknologi Informasi