Studi Kasus Kebijakan Pasokan Kemasan Galon yang Masuk dari Distributor pada Sebuah Perusahaan Minuman di Jakarta
Al Ikhlash, Hanief , Kusdhianto Setiawan, S.E., Siv.Oek.
2009 | Skripsi | S1 ManagementKebijakan pengelolaan kemasan merupakan hal yang mutlak untuk dilakukan bagi setiap perusahaan manufaktur. Bagi industri air minum dalam kemasan galon, kemasan menjadi variabel yang sangat mempengaruhi produksi. Di satu sisi air yang menjadi bahan baku utama akan terus mengalir, tapi di sisi lain, perputaran galon antara perusahaan dan distributor menjadi kendala tersendiri. Perusahaan baru akan bisa memproduksi produk galon baru manakala sebagian besar produk galonnya telah dikonsumsi dan kemasan galonnya kembali lagi ke perusahaan untuk diisi ulang. Penelitian ini mengangkat suatu fenomena kebijakan perusahaan dalam menghadapi kendala masuknya kemasan galon yang tidak tetap. Penelitian ini demikian menarik karena hanya beberapa industri saja yang menggunakan sebagian besar kemasannya secara berulang untuk kepentingan produksi. Disamping itu, perlu disadari pula bahwa pertumbuhan permintaan produk yang masih double digit harus menjadi perhatian khusus bagi perusahaan untuk memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya bagi konsumen. Dengan pendekatan studi kasus, peneliti menganalisis implementasi kebijakan yang selama ini diterapkan oleh perusahaan serta implikasi yang timbul dari penerapan kebijakan tersebut. Di akhir penelitian, analisis tersebut menghasilkan sebuah rekomendasi kebijakan baru untuk menyelesaikan permasalahan yang selama ini dihadapi perusahaan. Kata Kunci: kebijakan perusahaan, manajemen persediaan, manajemen rantai pasokan
Packaging management policy is essential to be done by any manufacturing companies. For gallon bottled drinking water industry, the package becomes variable that is highly affected for the production. On one side, the water that becomes the main raw materials will continue to flow, but on the other hand, the velocity of gallons between companies and distributors became an obstacle. The new company will be able to produce new gallon products when most of the gallon products have been consumed and gallon packages return to the company to be refilled. This study raised a company policy phenomenon in dealing with the constraints of gallon entry which is not fixed. Thus, this study is interesting because only a few industries use most of the packages repeatedly for the sake of production. In addition, it is also important that the growth of product demand that is still double-digit must be a special concern for the company to provide best services for the consumer. With a case study approach, researcher analyzed the implementation of policies that have been implemented by the company and the implications arised from the implementation of these policies. At the end of the study, the analysis produces a new policy recommendation to solve the problems faced by the company. Keyword: Company Policy, Inventory Management, Supply Chain Management
Kata Kunci : Company Policy, Inventory Management, Supply Chain Management; kebijakan perusahaan, manajemen persediaan, manajemen rantai pasokan