HUBUNGAN ANTARA KUALITAS JASA WHOLESALER DAN KEPUASAN RETAILER DALAM PEMBENTUKAN NIAT MEMBELI RETAILER
Alice Meliani (Pemb : Dra. Sari Winahjoe, MBA), Dra. Sari Winahjoe, MBA
Penelitian ini membahas hubungan antara kualitas jasa wholesaler dan kepuasan retailer dalam pembentukan niat membeli retailer. Perbedaan pendapat diantara para peneliti sebelumnya mengenai hubungan antara kualitas jasa, kepuasan konsumen, dan niat membeli serta semakin tingginya persaingan dalam saluran distribusi menimbulkan minat untuk mengetahui hubungan antara ketiga variabel tersebut dengan memberikan altematif kepuasan retailer sebagai mediating variable.
Penelitian ini dilakukan dengan memiliki beberapa batasan yaitu variabel kualitas jasa yang diukur terdiri dati tangibles, reliability, responsiveness, assurances, dan empathy, serta kualitas jasa wholesaler, kepuasan retailer, dan niat membeli retailer yang dianalisis berlokasi di DIY. Berdasarkan model yang dikemukakan oleh Woodside (1989), dan Cronin dan Taylor (1992), hubungan antara kualitas jasa dan kepuasan konsumen dalam pembentukan niat membeli dimediasi oleh kepuasan konsumen sehingga hipotesis nul dalam penelitian ini adalah kualitas jasa wholesaler bukan merupakan anteseden dari kepuasan retailer, kualitas jasa wholesaler tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap niat membeli retailer, kepuasan retailer tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap niat membeli, dan kepuasan retailer tidak memediasi hubungan antara kualitas jasa dengan niat membeli.
Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji simple regression analysis dan multiple regression analysis (regresi hirarki) dengan komputer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien regresi yang meneliti hubungan antara kualitas jasa wholesaler dengan kepuasan retailer; pengaruh kualitas jasa wholesaler terhadap niat membeli retailer; serta pengaruh kepuasan retailer terhadap niat membeli retailer positif dan signifikan sehingga hasil penelitian ini mendukung hipotesis penelitian. Sedang untuk koefisien regresi yang meneliti pengaruh kepuasan retailer sebagai mediator hubungan antara kualitas jasa wholesaler dengan niat membeli retailer hasil yang diperoleh tidak signifikan, sehingga dapat dikatakan bahwa kepuasan retailer tidak memediasi hubungan antara kualitas jasa wholesaler dengan niat membeli retailer.
Kata Kunci : Kualitas Jasa, Kepuasan, Niat Membeli