Laporkan Masalah

Analisis Aktivitas dan Kinerja Untuk Memberikan Nilai Tambahan Pada Konsumen di RSIA Sakinah Idaman

ALHADAR, FATMAH (Pembimbing: Ertambang Nahartyo, Ph.D.), Ertambang Nahartyo, Ph.D.

2011 | Skripsi | S1 Accounting

Rumah sakit merupakan salah satu perusahaan jasa yang menghasilkan keanekaragaman produk. Keanekaragaman produk mengakibatkan banyaknya jenis biaya dan aktivitas yang terjadi pada rumah sakit, sehingga menuntut ketepatan pembebanan biaya overhead dalam penentuan harga pokok produk. Metode ABC dinilai dapat mengukur secara cermat biaya-biaya yang keluar dari setiap aktivitas disebabkan karena banyaknya cost driver yang digunakan dalam pembebanan biaya overhead, sehingga dapat meningkatkan ketelitian dalam perincian biaya, dan ketepatan pembebanan biaya lebih akurat.

Setelah menerapkan activity-based costing, perusahaan sering kali melakukan activity-based management. Secara luas, dengan activity-based management, nilai (value) yang diterima oleh pelanggan menjadi lebih tinggi sehingga laba perusahaan meningkat karena memberikan nilai yang lebih tinggi. ABM melibatkan ABC dan menggunakannya sebagai sumber informasi utama. sistem ini lebih komprehensif daripada sistem ABC, karena menambahkan pandangan proses dan pandangan biaya dalam ABC. Keunggulan utama pendekatan ABM adalah dapat mengukur efektivitas proses dan aktivitas bisnis kunci serta dapat memperbaiki fokus manajemen dengan cara mengalokasikan sember daya untuk menambah aktivitas kunci.

Dalam pelaksanaannya, activity-based management menggunakan analisis cost driver, analisis aktivitas dan pengukuran kinerja. Data yang digunakan untuk mendukung penelitian ini antara lain berupa data mengenai aktivitas rumah sakit pada jasa rawat inap, kinerja rumah sakit dan gambaran umum perusahaan. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan wawancara dengan direktur RS dan penyebaran kuesioner kepada perawat dan karyawan lain yang bekerja pada bagian keuangan RSIA Sakina Idaman. Kuesioner ini digunakan untuk memperoleh data kuantitatif mengenai variabel-variabel pada penelitian ini, yaitu indikator kinerja, yang meliputi indikator keuangan, indikator pelanggan, indikator proses bisnis internal, dan indikator pertumbuhan. Variabel yang akan diteliti ini akan diukur dengan skala interval. Teknik yang digunakan dalam menganalisis data pada penelitian ini adalah Analisis Aktivitas untuk menentukan isi nilai tambah dari aktivitas, berkaitan dengan pengurangan biaya daripada pembebanan biaya dan Analisis Pengukuran Kinerja untuk mengidentifikasi indikator pekerjaan yang telah dilakukan dan hasil yang dicapai oleh aktivitas, proses, atau unit organisasi.

Dari hasil analisis aktivitas dan pengukuran kinerja, maka dapat diketahui beberapa usulan perbaikan yang bermanfaat sehingga dapat digunakan sebagai masukan atau pertimbangan bagi perusahaan. Untuk saran-saran yang diberikan diantaranya perlu mengadakan pengurangan pembebanan biaya pada aktivitas-aktivitas yang tidak bernilai tambah dengan melakukan pemilihan aktivitas dengan mengganti aktivitas yang tidak bernilai tambah dengan aktivitas lain yang berbiaya lebih rendah namun memberikan hasil yang sama, mengupayakan peningkatan kinerja dari perspektif pelanggan, merealisasikan pengembangan di bidang teknologi informasi yang dapat memberikan nilai tambah pada pasien, dan mengembangkan sistem operasional yang bebas cacat dan meningkatkan jumlah training bagi karyawan, dan menciptakan kultur kerja yang berorientasi pada pelanggan.

Hospital is a service enterprise producing various products. The various products lead to many cost types and activities occurring in hospital, which require appropriateness in charging overhead cost to determine its cost of goods sold. ABC method is considered to be able to measure accurately cost from each activities due to many cost drivers used in overhead cost charging, which can improve accuracy in cost detail, and charge cost more accurately.

After implementing activity-based costing, company often do activity-based management. In general, using activity-based management, value customers receive is higher so company profit rise because it provides higher value. ABM includes ABC and uses it as main information source. The system is more comprehensive than ABC, because it adds process and cost factors in ABC. Main advantage of ABM is to measure process activity and key business activity and improve management focus by allocating resource to add key activity.

In its implementation, activity based management use cost driver analysis, activity analysis and performance measurement. Data used to support this research was data on hospital activity at inpatient service, hospital performance and general description. Data was collected using interview with hospital director and questionnaire distributed to nurses and other employees working at financial department of the RSIA Sakina Idaman. The questionnaire was used to obtained quantitative data on this research variables that include performance indicators such as financial indicator, customer indicator, internal business indicator and growth indicator. Variables studied were measured with interval scale. Technique used in analyzing data was activity analysis to determine value added of the activities in relation with cost reduction than cost charging and performance measurement analysis to identify indicators and results achieved by activities, processed or organizational units.

Based on results of activity analysis and performance measurement, it can be proposed some suggestion as input or consideration for enterprise. The enterprise should reduce cost charging on activities without value added by changing non value added activities with other activities with low cost but still give same results. In addition, it should improve performance in customer perspective, realize development in information technology that can add value for patient, develop free-defect operational system, increase training for employee, and create working culture oriented to customers.

Kata Kunci : Overhead cost, ABC method, activity-based management, Biaya overhead, Metode ABC, Manajemen berbasis aktivitas.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.