Laporkan Masalah

Kepemilikan Manajerial dan Kebijakan Utang Sebagai Substitusi Dalam Mengontrol Free Cash Flow Agency Problem

AKHIRUDDIN, ANITA (pembimbing: Jogiyanto, Prof.Dr.HM.,MBA), Jogiyanto, Prof.Dr.HM.,MBA

2011 | Tesis | S2 Management

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Free cash flow agency problem terhadap kinerja perusahaan yang dimoderasi oleh kepemilikan manajerial dan kebijakan utang sebagai salah satu mekanisme untuk mengurangi masalah free cash flow agency problem. Free cash flow merupakan salah satu sumber konflik antara manajer dengan shareholder, dimana manajer mengeluarkan pengeluaran-pengeluaran pada investasi yang memiliki NPV negatif. Konflik kepentingan anatar pemegang saham dan manajer akan semakin meningkat khususnya ketika perusahaan mempunyai free cash flow yang tinggi dan pertumbuhan yang rendah. Selain itu penelitian ini juga menguji hubungan substitusi antara kepemilikan manajerial dengan kebijakan utang sebagai salah satu mekanisme untuk mengontrol konflik keagenan antara manajer dan shareholder.

Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah data perusahaan non keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2004-2009. Sampel dipilih berdasarkan purposive sampling sehingga didapat 390 sampel. Penelitian ini menggunakan metode Three Stage Least Square untuk menguji hubungan simultan antara kedua mekanisme tersebut. Sedangkan untuk menguji pengaruh dari free cash flow agency problem terhadap kinerja yang dimoderasi oleh kepemilikan manajerial dan kebijakan utang digunakan model efek tetap regresi data panel.

Hasil pengujian dari penelitian ini menunjukkan bahwa free cash flow agency problem mempunyai pengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja perusahaan (TobinÂ’s q). Kepemilikan manajerial dapat mengurangi pengaruh negatif free cash flow agency problem terhadap kinerja perusahaan. Sedangkan kebijakan utang tidak terbukti dapat mengungi pengaruh free cash flow agency problem terhadap kinerja hal ini disebabkan karena adanya hubungan substitusi antara kepemilikan manajerial dengan kebijakan utang.

This research is aimed at testing the influence of free cash flow agency problem on companys performance which is moderated by managerial ownership and debt policy as a mechanism to reduce free cash flow agency problem. Free cash flow is one of conflict sources between manager and shareholders, in which manager issues the expenses with negative NPV. Conflict interest between shareholders and manager will arise especially when a company has high free cash flow and low growth. The research is also testing the substitutive relationship between managerial ownership and debt policy as a mechanism to the agent conflict control between manager and shareholders

The sample used were nonbanking data which were listed on Indonesia Stock Exchange from the period 2004-2009. The samples were selected based on purposive sampling with 390 samples. This research used Three Least Stage Square to test the simultaneous relationship between both mechanisms. To test free cash flow agency problem on the working performance which was moderated by managerial ownership and debt policy, the researcher regression effect model.

The result of research show that free cash flow agency problem had indicated negative and significant influence on companys performance (Tobins q). managerial ownership could reduce negative influence of free cash flow agency problem on the companys performance. This was due to substitutive relationship between managerial ownership with debt policy.

Kata Kunci : kepemilikan manajerial, kebijakan utang dan kinerja perusahaan, Free cash flow agency problem, managerial ownership, debt policy, and companys performance


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.