Relevansi Nilai Informasi Akuntansi dan Hubungannya dengan Intensitas Aset Tak Berwujud
Aisyah, Maulidyati, Dr. Suwardjono, M.Sc., Ak.
2008 | Skripsi | S1 Accounting
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya penurunan relevansi-nilai, terutama yang disebabkan oleh meningkatnya aset takberwujud yang diinvestasikan didalam perusahaan serta adanya inkonsistensi pada penelitian-penelitian sebelumnya. Tujuan penelitian ini adalah menguji secara empiris apakah relevansi-nilai dari nilai buku dan laba semakin rendah pada perusahaan dengan intensitas aset takberwujud yang semakin tinggi. Sampel yang digunakan adalah perusahaan pemanufakturan tahun 2003-2005. Intensitas aset takberwujud diproksi dengan rasio nilai pasar-nilai buku kemudian perusahaan dibagi dalam dua kelompok perusahaan dengan intensitas aset takberwujud tinggi dan rendah. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah model harga dengan harga tahun sebelumnya sebagai deflator untuk menghilangkan efek skala. Relevansi-nilai diukur dengan koefisien variabel independen dan dibandingkan dengan Uji T dan melihat pada koefisien yang distandarkan. Hasilnya menunjukkan bahwa relevansi-nilai nilai buku pada perusahaan dengan intensitas aset takberwujud tinggi lebih tinggi dibandingkan perusahaan dengan intensitas aset takberwujud rendah. Hal ini terkait dengan tidak signifikannya relevansi-nilai laba pada perusahaan dengan intensitas aset takberwujud tinggi. Kata kunci: relevansi-nilai, aset takberwujud, rasio nilai pasar-nilai buku
This study investigates the value-relevance of accounting information in Indonesia and its association to the intensity of intangible assets. The backgrounds of this study are the decrease of value-relevance of accounting information which caused by the increase of intangible assets invested in the firms and inconsistency in many prior studies. The aim is to find out whether the value-relevance of book value and earnings are lower in the firms with higher intensity of intangible assets. Sample devided into two groups based on high (low) market-to-book ratio as proxy for high (low) intensity of intangible assets. Each group regressed by price model which deflated by lagged price. This study use independent variable coefficients as measurement of value-relevance. The coefficients then tested using T-test and compared by their standardized coefficient. Result shows that value-relevance of book value in high intangible intensity company is higher than the low intangible intensity company. This is related to its value-relevance of earnings which is insignificant. Keywords: value-relevance, intangible assets, market-to-book ratio
Kata Kunci : Nilai Informasi Akuntansi; Intensitas Aset Tak Berwujud