Laporkan Masalah

ANALISIS PERILAKU PERATAAN LABA DIDASARKAN PADA KINERJA PERUSAHAAN DI PASAR

AHMAD SAMLAWI (adv. Dr. BAMBANG SUDIBYO, MBA), Dr. BAMBANG SUDIBYO, MBA

1999 | Tesis | S2 Accounting

Sudah banyak penelitian yang berhubungan dengan perataan laba (income statement) dan menganalisisnya dengan berbagai cara. Tujuan studi ini adalah menguji hubungan antara perilaku perataan laba dan kinerja perusahaan di pasar modal dan menguji apakah perusahaan-perusahaan perbankan lebih banyak melakukan perataan laba dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan non perbankan.

Sampel yang dipakai dalam studi ini adalah 116 perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Jakarta per 1 Januari 1991. Data untuk periode 1991-1996 mengenai: jumlah perusahaan, laporan keuangan, indeks harga saham gabungan harian, pembayaran dividen, dan jumlah saham yang beredar diperoleh dari Pojok BEJ AA Widya Wiwaha, Program Magister Manajemen Universitas Gadjah Mada, dan Pusat Referensi Pasar Modal.

Alat-alat uji statistik yang digunakan untuk menguji sampel adalah alat uji statistik: Uji Beda Rata-rata untuk menguji hipotesis 1 sampai dengan 3 dan Uji Beda P roporsi Po pulasi untuk hipotesis 4. Berdasarkan pada hasil uji statistik ditemukan bahwa apabila diterapkan definisi perataan yang longgar perusahaan-perusahaan perata adalah perusahaan-perusahaan yang memiliki rata-rata annualised return lebih rendah, perusahaan besar, dan perusahaan perbankan. Tetapi apabila diterapkan definisi perataan yang lebih ketat tidak ditemukan perbedaan rata-rata annualised return, risiko bisnis, dan ukuran perusahaan yang signifikan antara perusahaan-perusahaan perata dan perusahaan-perusahaan non perata, dan tidak ditemukan perbedaan proporsi perilaku perataan yang signifikan antara perusahaan-perusahaan perbankan dan perusahaan-perusahaan non perbankan.

A lot of research were related to income smoothing and income smoothing were analyzed in various ways. The objectives of this research are to examine relationship between income smoothing and performance of firms in the capital market and to examine "wether banking farms did more smoothing than non banking firms".

The samples were examine in this study are 116 firms listed at Jakarta Stock Exchange on January 1, 1991. The six years data (1991-1996) of the number of firms, daily composite stock price index, dividend payment, and total numbers of outstanding shares were gathered from Pojok BEJ AA Widya Wiwaha, Magister Manajemen Programs of Gadjah Mada University, and Pusat Referensi Pasar Modal.

By using the test of difference between two populations means the hypothesis 1, 2, and 3 and test of difference between two populations proportions, it was found that: when a less strict definitions of smoothing is applied, somoothing firms are: those having lower return, larger firm size, and of banking sectors. While when stricter definitions of smoothing is applied there were not significant difference in means annualized returns, risk, and firm sizes between smoothing firms and non smoothing firms, and there were no significant proportion difference between banking and non banking firms which did smoothing.

Kata Kunci : perataan laba, kinerja


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.