Faktor-Faktor yang mempengaruhi Penentuan Jenis dan Jumlah Bahan Pembuktian Atas Laporan Keuangan yang Diperiksa oleh Akuntan Publik
Agus Widodo Mardijuwono (Adv:Drs. H. Sugiarto, MBA, M.Acc., Ak.), Drs. H. Sugiarto, MBA, M.Acc., Ak
1993 | Skripsi | S2 Accounting
Laporan keuangan yang telah selesai disusun oleh manajemen sebagai pertanggung ,jawaban hasil pekerjaannya selama suatu periode perlu diperiksa oleh akuntan publik. Jasa profesional yang dapat diberikan oleh akuntan publik tersebut adalah berupa jasa pemeriksaan umum atas laporan keuangan. Tujuan pemeriksaan Umum atas laporan keuangan yang dilakukan oleh akuntan publik adalah untuk mennyatakan pendapat atas laporan keuangan yang diperiksanya. Dalam norma pelaksanaan pemeriksaan yang ketiga dinyatakan bahwa "bukti kompeten yang cukup harus diperoleh melalui inspeksi, pengamatan, tanya jawab, dan konfirmasi sebagai dasar yang layak untuk menyatakan pendapat atas laporan keuangan yang diperiksa.Jumlah dan jenis bahan pembuktian yang dibutuhkan oleh akuntan publik untuk mendukung pendapatnya memerlukan pertimbangan profesional akuntan setelah mempelajari dengan teliti keadaan yang dihadapinya. Bahan pembuktian yang mendukung laporan keuangan diklasifikasikan ke dalam dua kategori, yaitu : (1)data yang mendasari akuntansi, dan (2) seluruh informasi penguat yang tersedia bagi akuntan publik. Oleh karena bahan pembuktian merupakan hal yang sangat penting bagi akuntan publik untuk mendukung pendapatnya, maka penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui faktor-faktor Yang mempengaruhi penentuan .jenis dan jumlah bahan pembuktian atas laporan keuangan yang diperiksa oleh akuntan publik. Adapun faktor-faktor yang akan diteliti dalam penelitian 1n1 adalah kebiasaan dan peraturan resmi. sifat dan ukuran usaha klien, sistem pengawasan intern, resiko relatif dalam penugasan, team pemeriksaan, kendala honorarium pemeriksaan, dan jangka waktu dan biaya pemeriksaan.Responden penelitian ini adalah pen1ilik atau partner dari264 kantor akuntan publik (KAP•) dan pimpinan cabang dari 24 kantor cabang KAP yang ada di Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui daftar pertanyaan yang diisi oleh responden. Dari sejumlah populasi yang ada tersebut, berhasil dikumpulkan sebanyak 70 jawaban dari pemilik atau partner KAP dan 11 jawaban dari pimpinan cabang KAP. Data yang berhasil dikumpulkan tersebut selan.jutn ra diu.j i kesahihan dan keandalannya. Dari 68 butir pertanyaan yang diuji kesahihan dan keandalannya tersebut, akhirnya 62 butir pertanyaan dinyatakan sahih dan andal; sedangkan 6 butir pertanyaan dinyatakan gugur. Dari keenam butir pertanyaan yang dinyatakan gugur tersebut, semuanya merupakan butir-butir pertanyaan untuk faktor risiko relatif dalam penugasan. Langkah selanjutnya adalah mengolah data yang telah diuji kesahihan dan keandalann ra tersebut untuk tujuan penguj ian hipotesis.Dengan menggunakan analisis regresi berganda linear dan korelasi. beserta uji-uji pendukung lainnya. seperti analysis of variance
a. Perubahan faktor-faktor kebiasaan dan peraturan resmi. sifat dan ukuran usaha klien, sistem pengawasan intern, team pemeriksaan, kendala honorarium pemeriksaan, dan ,jangka waktu dan biaya pemeriksaan baik secara keseluruhan maupun secara parsial berpenga1aman langsung secara signifikan terhadap penentuan jenis dan jumlah bahan pembuktian atas laporan keuangan yang diperiksa oleh akuntan publik, pada taraf kepercayaan 95:
b. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa :
1). Secara simultan bobot pengaruh variansi variabel bebas (X) terhadap variansi variabel tidak bebas (Y) adalah 88,88%, dan hanya 11.12% disebabkan oleh variabel lain di luar model.
2). Secara parsial bobot pengaruh variansi variabel X terhadap variansi variabel Y adalah sebagai berikut : xi (kebiasaan dan peraturan resmi): 11.10%; X2 (sifat dan ukuran usaha klien): 23,04:%; Xs (sistem pengawasan intern ) : 49,10%; • X.o (team pemeriksaan): 21,89% Xs (kendala honorarium pemeriksaan): 7,12 % ; dan X7(jangka
waktu dan biaya pemer iksaan): 43.34%
c. Histogram standardized residuals menunjukkan bahwa tidak satupun dari 81 data yang diuji berada di luar batas maksimal (+2) dan batas minimal (-2) kenormalannya. Hal ini menunjukkan bahwa sebaran data adalah normal.Dengan demikian asumsi normalitas sebaran data dapat dipenuhi.
d. Durbin-Watson test menghasilkan nilai d hitung sebesar 1,8339.Sedangkan besarnya nilai d tabel adalah dl= 1,480 dan du 1,801. Oleh karena nilai d hitung lebih besar dari pada nilai dL dan nilai du ; ini berarti di antara variabel X tidak terdapat autokorelasi positif dengan variabel pengganggu. Di samping itu oleh karena nilai d hitung (1,8339) lebih kecil dari pada nilai 4-dL (2,520) dan juga lebih kecil dari pada nilai 4-du ( 2,199); ini berarti di antara variabel X tidak terdapat autokorelasi negatif dengan variabel pengganggu.
e. Setelah memenuhi asumsi-asumsi klasik, bentuk hubungan antara faktot"-faktor kebiasaan dan peraturan resmi. sifat dan ukuran usaha klien. sistem pengawasan intern, team pemeriksaan, kendala honorarium pemeriksaan, dan jangka waktu dan biaya pemeriksaan dengan jenis dan jumlah bahan pembuktian, dapat dibuat dalam bentuk persamaan regresi, sebagai berikut :
Y = 22,4067 + 0,4138Xi. + 0,5919Xz + l,0631X3 + 0,5155X5
- 0.2486Xe + l,0625X7 + u
Financial statements prepared by management need to be audited. The certified public accountants (CPA'). as the independent party is usually assigned for the general audit of financial statements. The objective of the general audit of financial statements by the independent auditor is to express an opinion on the financial statements. It has been stated in the third standard of field work that ..sufficient evidential matter is to be obtained through inspection. observation. inquiries, and confirmations to afford a reasonable basis for an opinion regarding the financial statements under audit... The kinds and amount of evidential matter required to support an informed opinion are matters for the auditor to determine in the exercise of his professional judgment after a careful study of the circumstances in the particular case. Evidential matter supporting the financial statements consists of: (1) the underlying accounting data, and (2) all corroborating information available to the auditor. Because, evidential matter is very important for the auditor to support. his opinion. this studied is designed to identify the factors which determine the kinds and amount of evidential matter on the financial statements under audit. Factors will be studied are: custom and authoritative pronouncements. the nature and size of the client's operations, the system of internal control, the relative risk in the engagement. the auditing team, the fee restraints, and the length of time and cost of an audit. The respondents were the owners or partners of the GPA company((264•) and the chiefs of the CPA company branch offices (24) in Indonesia. From these respondents, using questionnaire , 70 owners or patners of the CPA Company and 11 chiefs of the branches gave their responses. Furthermore, data were tested for its validity and reliability. The results, 62 question items were valid and reliable, 6 question items were invalid and unreliable. Then. data were used for testing the hypotheses. Multiple regression and correlation analysis, analysis of variance (ANOVA), histogram standardized residuals, and Durbin Watson test were performed to find the results of the study. It was found that, first., data dispersion is normal, therefore the assumption of normal data dispersion was fulfilled. Second, by using Durbin-Watson test, it can be observed that no positive and negative autocorrelation between X variables and error variable. Finally, the changes of all valid and reliable factors, either simultaneously or partially, were significant to the determination of the kinds and amount of evidential matter. with confidential level of 95 %
Kata Kunci : laporan keuangan,akuntan publik