Laporkan Masalah

Analisis Karakteristik Personal dan Faktor situasional dalam Penerimaan Perilaku disfungsional Audit serta Dampaknya Terhadap Kualitas Audit Pemerintah

AGUS SETIAWATY, Hardo Basuki, Dr., M.Soc. Sc.

2010 | Tesis | S2 Accounting

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik personal auditor pemerintah dan faktor situasional dalam penerimaan perilaku

disfungsional selama pelaksanaan audit serta untuk mengetahui bagaimana

dampaknya terhadap kualitas audit pemerintah. Karakteristik personal ditunjukkan

melalui locus of control, sementara faktor situasional ditunjukkan melalui gaya

kepemimpinan ketua tim audit selama pelaksanaan audit.

Pengumpulan data dilakukan dengan metode survey melalui penyebaran

kuesioner kepada responden. Data dalam penelitian ini diperoleh dari 111 auditor

pemerintah yang bekerja di BPK dan BPKP yang dipilih melalui metode purposive

sampling. Data yang telah terkumpul dari responden dianalisis dengan menggunakan

aplikasi PLS.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara

external locus of control dan komitmen organisasi (t-statistics=2,14), terdapat

hubungan positif antara external locus of control dan penerimaan perilaku

disfungsional audit (t-statistics=3,74), terdapat hubungan positif antara gaya

kepemimpinan dan komitmen organisasi (t-statistics=2,34), dan terdapat hubungan

positif antara komitmen organisasi dan kualitas audit (t-statistics=8,79). Terdapat

beberapa hasil penelitian yang menunjukkan hasil yang tidak signifikan diantaranya

hubungan antara gaya kepemimpinan dan penerimaan perilaku disfungsional audit,

hubungan antara komitmen organisasi dan penerimaan perilaku disfungsional audit,

serta hubungan antara penerimaan perilaku disfungsional audit dan kualitas audit.

Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara external

locus of control dan kualitas audit (t-statistics=2,39) dan terdapat hubungan positif

antara gaya kepemimpinan dan kualitas audit (t-statistics=2,17). Hasil penelitian ini

mengimplikasikan bahwa karakteristik personal berupa locus of control dan gaya

kepemimpinan berdampak pada hasil audit pemerintah.



This study aims to determine the relationship between governments auditors

personal characteristics and situational factors in the acceptance of dysfunctional

behavior during the audit process and to find out the impact on governments audit

quality. Personal characteristics are demonstrated by the locus of control, while

situational factors are demonstrated by leadership style of the leader of audit team

during the audit process.

Data collection was conducted by survey method by distributing

questionnaires to the respondents. The data in this study were obtained from 111

governments auditors who worked on BPK and BPKP which were selected through

purposive sampling method. The collected data from respondents were analyzed

using PLS (Partial Least Square) application.

The research results showed that governments auditors who increasingly

accept the dysfunctional behavior audit tend to have characteristic of external locus

of control. The results also indicated that governments auditors with external locus

of control tend to have low organizational commitment. While leadership style of

the leader of audit team demonstrated by consideration and initiating structure

during the audit process will improve the governments auditors commitment to

their organization, and the high organizational commitment is associated with the

high-quality audit. The results of additional analysis also showed that external locus

of control and leadership style through consideration and initiating structure during

the audit process have an impact on the governments audit quality.

Kata Kunci : locus of control, leadership style, acceptance of audit dysfunctional behavior, audit quality, gaya kepemimpinan, penerimaan perilaku disfungsional audit, kualitas audit


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.