Hubungan Anggaran Belanja Pendidikan dengan Angka Partisipasi Sekolah: Studi pada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah
AGUS MAWARDIN, Prof. Dr. Abdul Halim, MBA
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris mengenai hubungan antara anggaran belanja pendidikan pemerintah daerah dengan angka partisipasi kasar sekolah pendidikan dasar. Hipotesis penelitian adalah: (1) anggaran belanja pendidikan berhubungan dengan angka partisipasi sekolah dasar, (2) anggaran belanja pendidikan berhubungan dengan angka partisipasi sekolah lanjutan tingkat pertama, (3) anggaran belanja pendidikan berpengaruh terhadap angka partisipasi sekolah dasar, dan (4) anggaran belanja pendidikan berpengaruh terhadap angka partisipasi sekolah lanjutan tingkat pertama.
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa angka partisipasi kasar pendidikan dasar tahun 2007 yang diperoleh langsung dari Dinas Pendidikan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah dan Belanja Pendidikan tahun 2007 dari BPKD atau DPPKAD Pemerintah Kabupaten/Kota Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Pengujian dilakukan dengan dua tahap analisis yaitu korelasi dan regresi. Analisis regresi dilakukan setelah secara statistik dinyatakan terdapat korelasi antar variabel anggaran belanja pendidikan dan angka partisipasi sekolah pendidikan dasar. Analisis dilakukan dengan menggunakan alat analisis Program Software SPSS versi 12.
Hasil analisis korelasi untuk hipotesis pertama menunjukkan bahwa antara anggaran belanja pendidikan dan kinerja pendidikan SD tidak terdapat korelasi. Demikian juga dengan hipotesis kedua yang menunjukkan bahwa antara anggaran belanja pendidikan dan kinerja pendidikan SLTP tidak terdapat korelasi.
The purpose of this study is to test emperically regarding the relationship between the education expenditure budget of local government and school enrollment rates at primary education. There are four Hypotheses in this research: (1) education expenditure budget is in relation to the primary education enrollment rates, (2) education expenditure budget is in relation to the performance of first grade school enrollment rates. (3) education expenditure budget is in relation to the primary education enrollment rates. (4) education expenditure budget is in relation to the performance of first intermediate school enrollment rates.
The data used in this research is the secondary data about primary and intermediate education enrollment rates in the 2007 obtained from Regional Education Service Office and the education expenditure budget of local government in the same year obtained from BPKD or DPPKAD at the Special Region Government of Yogyakarta and Central Java Province. The testing of this research are conducted by two stages of analysis that are correlation and regression. Regression analysis that conducted statistically addressed that there is an inter-variable correlation between education expenditure budget and enrollment rates of primary education variables. The analysis carried out by the instrument analysis of SPSS 12 Software Program.
The result of correlation analysis shows that there is no correlation between education expenditure budget and first grade school enrollment rates. While, the second hypothesis also there is no correlation in between the education expenditure budget and intermediate school enrollment rates.
Kata Kunci : Education Expenditure Budget, School Enrollment Rates of Primary Education, Anggaran belanja pendidikan, Angka Partisipasi Sekolah Pendidikan Dasar