Laporkan Masalah

Kualitas Pemerintah Dan Pemegangan Kas Oleh Perusahaan Di Asia OSENIA

Agung, Pangeran Arif (Adv : Wayan Nuka Lantara, M.Si.,Ph.D.), Wayan Nuka Lantara, M.Si.,Ph.D.

2015 | Skripsi | S1 Management

Menggunakan 750 perusahaan dari 15 negara dengan data tahun 2010-2013, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas pemerintah dan pemegangan kas perusahaan. Menggunakan dua indikator dari Bank Dunia ditemukan bahwa kualitas regulasi memiliki efek negatif terhadap pemegangan kas, dengan demikian perusahaan memegang kas lebih sedikit ketika nilai kualitas regulasi tinggi. Perusahaan diuntungkan oleh pemerintahan dengan nilai kualitas regulasi yang tinggi lewat akses pendanaan eksternal yang lebih baik sehingga menurunkan nilai marjinal dari kas. Namun nilai kendali atas korupsi tidak mempengaruhi pemegangan kas yang signifikan secara statistik.

Using 750 companies across 15 countries in Asia and Oceania with data ranging from 2010-2013, this study aims to analyze the relationship between government quality and corporate cash holdings. Using two indicators from World Bank as proxies for government quality I found that the regulatory quality has an inverse effect on cash holdings, that is firm holds less cash when the countryÂ’s quality regulatory score is high. Firm is benefited from government with high regulatory quality by improved access to external financing, thus reducing marginal value of cash. The countryÂ’s control of corruption score however does not affect cash holdings in a statistically significant manner.

Kata Kunci : Kualitas pemerintah, pemegangan kas oleh perusahaan, Asia dan Oseania, teori ekspropriasi negara, teori mitigasi keterbatasan keuangan, government quality, corporate cash holdings, Asia and Oceania, state expropriation theory, financial constraint mitigat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.