Laporkan Masalah

Pengaruh Risisko Prepayment Terhadap Kinerja BANK

Afif Maschun (Adv.: Dra.Sri Handaru Yuliati,M.B.A), Dra.Sri Handaru Yuliati,M.B.A

2016 | Skripsi | S1 Management

Penyaluran kredit hipotek di bidang perumahan mempunyai peran penting dalam sektor pasar properti maupun dalam skala ekonomi makro. Perbankan berperan penting pada perekonomian dikarenakan produk utama mereka yaitu penyaluran kredit untuk bisnis dan pembelian rumah. Salah satu bentuk penyaluran kredit adalah dalam bentuk hipotek. Risiko yang terdapat pada hipotek yang terbayar sebelum jatuh tempo tersebut yang dinamakan risiko prepayment. Pengelolaan risiko yang tepat perlu dilakukan agar tidak terjadi krisis subprime mortgage seperti yang terjadi di Amerika Serikat pada 2008.

Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan GLS (Generalizd Least Square) yang diperuntukkan untuk penelitian yang menggunakan data panel. Data yang digunakan di penelitian ini menggunakan variabel makroekonomi dan variabel rasio finansial dan kinerja perbankan. Dalam penelitian ini terdapat satu model penelitian dengan tiga variabel dependen yang diestimasi secara terpisah yaitu: RETLNS (return on loans), ROE (return on equity), dan RELLNS (return on real estate loan). Variabel independen sebagai proksi risiko prepayment digunakan Prepay dan sebagai variabel pengontrol adalah PPI (Produce Price Index), Cmort (perubahan suku bunga kredit), Liqd (rasio likuiditas), allwlns (cadangan kerugian kredit), dan assutil (rasio pendapatan terhadap aset).

Kata Kunci : Risiko prepayment, kinerja bank, hipotek, RETLNS (return on loans), ROE (return on equity), dan RELLNS (return on real estate loan)


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.