Laporkan Masalah

Analisis Perbandingan Alternatif Investasi Pada Portofolio Saham, Mata Uang Dan Komoditas Emas Dalam Masa Krisis keuangan Global

ADRIANI, DHANNY (Adv.: Sukmawati, Sukamulja, Prof., Dr.), Sukmawati, Sukamulja, Prof., Dr.

2012 | Tesis | S2 Magister Management

Gagalnya pembayaran subprime mortgage yang terjadi di Amerika Serikat (AS) menyebabkan berkurangnya aset-aset finansial global yang telah saling terkait satu sama lain di dunia. Nilai aset yang jatuh membuat adanya kebangkrutan institusi finansial, lembaga asuransi, dan juga merugikan investor dalam jumlah besar. Hal ini berpengaruh pada memburuknya nilai kekayaan dan realokasi portofolio seiring dengan menurunnya minat investor secara global. Melihat dari kondisi yang ada, dilakukan penelitian akan beberapa alternatif investasi dengan tujuan mengetahui investasi apa yang paling menguntungkan antara investasi pada instrumen investasi saham, mata uang dan komoditi emas pada masa krisis keuangan global, tingkat pengembalian yang didapatkan per minggu dan juga adanya pengaruh dan interaksi antara return masing-masing instrumen dengan return per minggunya. Hal tersebut yang kemudian dituangkan dalam bentuk hipotesis. Penelitian yang dilakukan menggunakan sumber data historis dengan perhitungan portofolio dan dibuktikan dengan pengujian statistik menggunakan analysis of variance (Anova). Karena penelitian ini menggunakan dua variabel, yaitu variabel return masing-masing instrumen investasi dan variabel return per minggu dari masing-masing instrumen investasi, maka digunakan two way Anova.Hasil penelitian berdasarkan perhitungan statistik adalah sebagai berikut : 1. Untuk Hipotesis I, dengan nilai   5% menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara return masing-masing instrumen investasi. Hal ini berarti bahwa return dari ketiga instrumen investasi tersebut adalah sama. 2. Untuk Hipotesis II, dengan nilai   5% menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara return per minggu dari masing-masing instrumen investasi. Hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapat kondisi transaksi yang bersifat seasonal yang dapat mempengaruhi investor dalam berinvestasi. 3. Untuk Hipotesis III, dengan nilai   5% menunjukkan tidak terdapat interaksi antara return masing-masing instrumen dengan return per minggu. Hal ini menunjukkan bahwa investor dapat melakukan investasi dengan bebas pada ketiga instrumen tersebut, karena ketiganya mempunyai return yang sama, serta investasi di minggu manapun juga akan memberikan return yang sama. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan bagi investor untuk memilih resiko yang terkecil yang bisa dilihat dari instrumen investasi yang memiliki coefficient of variation yang terkecil, yaitu instrumen investasi emas.

The subprime mortgage crisis is an ongoing real estate crisis and financial crisis triggered by a dramatic rise in mortgage delinquencies and foreclosures in the United States, with major adverse consequences for banks and financial markets around the globe. The crisis, which has its roots in the closing years of the 20th century, became apparent in 2007 and has exposed pervasive weaknesses in financial industry regulation and the global financial system. Seeing from the current situation, analysis of several instrument investations are made in order to obtain result in what kind of instrument investation that has best performance in this global financial crisis. There also will be a hypotetical analysis to explain availability of impact and interaction between each instrument and its weekly return. Historical source of data are used in this research. Portofolio construction and calculation followed by statistical test are provided in this thesis. The analysis of variance (Anova) is used for statistical test.The statistical test result is as below : 1. Hypothesis I, shows that there is no significant different between return one instrument and the other. This means that return of the three instrument investation are the same. 2. Hypothesis II, shows that there is no significant different between weekly return of instrument investation. Means no seasonal condition that can effect transaction. 3. Hypothesis III, shows that there is no interaction between return of instrument and weekly return. This means that investors can do transaction in any of available week. Investors are recommended to select instrument investation that has minimum risk. The parameter can be seen from its coefficient of variation. In this research, the instrument which has lowest coefficient of variation is Gold.

Kata Kunci : investasi, portofolio, krisis keuangan global, Markowitz, resiko, tingkat pengembalian, pasar uang, pasar modal, investation, portfolio, global financial crisis, Markowitz, risk, return, money market, capital market


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.