Intensi Penggunaan Electronic Cash: Analisis Perbedaan Pada Gender
ADITYA, YUSCHA (pembimbing: Sumiyana, Drs., M.Si., Ak.), Sumiyana, Drs., M.Si., Ak.
E-cash merupakan instrumen pembayaran baru yang menggunakan teknologi informasi dalam pengoperasiannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kegunaan, persepsi kemudahan penggunaan, dan norma subyektif terhadap intensi penggunaan e-cash dalam analisis perbedaan intensi penggunaan pada gender. Penelitian ini menggunakan data primer dengan menyebarkan kuesioner kepada 120 pengguna e-cash dan menggunakan purposive sampling. Pengujian hipotesis dirumuskan ke dalam model persamaan regresi linier berganda dan independent sample T test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan penggunaan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap intensi penggunaan e-cash. Persepsi kemudahan penggunaan juga mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap persepsi kegunaan. Norma subyektif mempunyai pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap intensi penggunaan e-cash. Hal ini diduga bahwa pengguna e-cash semakin obyektif dalam menggunakan e-cash. Penelitian ini juga menunjukkan tidak ada perbedaan intensi penggunaan e-cash antara laki-laki dan perempuan. Hal ini diduga bahwa pengguna memandang kegunaan sebagai hal utama pada e-cash.
E-cash is a new payment instrument that use information technology for its operation. This research aims to analyze the affection of perceived ease of use, perceived of usefulness and subjective norm on intention to use of e-cash in the gender differences analysis. This research use primary data by giving questionnaire to 120 e-cash users and uses purposive sampling. Hypothesis testing formulated into a model of multiple linear regression equation and independent sample T test.
Research results shows that perceived of use and perceived ease of use, perceived of use and perceived of use have positive and significant affection on e-cash use intensity. Perceived ease of use also has positive and significant influence on perception of use. Subjective norm has a negative and not significant affection on intensity of e-cash. It was suspected that e-cash user become more objective in using this e-cash. The research also indicate that no difference in intention to use e-cash between men and women. It may be suspected that the users viewing the usage as a major thing in e-cash.
Kata Kunci : electronic cash (e-cash), Technology Acceptance Model (TAM), perceived ease of use, perceived of usefulness, subjective norm, and gender, persepsi kemudahan penggunaan, persepsi kegunaan, norma subyektif,