Analisis Praktik Manajemen Laba Antara Perusahaan Terbuka Sektor Manufaktur Pada Negara Pengadopsi dan Non-Pengadopsi IFRS yang Diproyeksikan Oleh Thailand dan Indonesia
ADIKTA, DITO DIDI (Adv.: Jogiyanto Hartono M., Prof. Dr., M.B.A., CMA.), Jogiyanto Hartono M., Prof. Dr., M.B.A., CMA.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh standar dan kebijakan akuntansi terhadap praktik manajemen laba di perusahaan terbuka sektor manufaktur. Khususnya, penelitian ini ingin menguji pengaruh adopsi IFRS, perputaran aset, dan kapitalisasi pasar terhadap tingkat tingkat keterjadian manajemen laba. Sektor manufaktur dipilih karena kondisi pasar pada rentang tahun sampel mengalami fenomena yang kompeten untuk diamati.
Penelitian ini menggunakan analisis regresi logistic biner dengan standar akuntansi sebagai variabel independen, serta perputaran aset dan kapitalisasi pasar sebagai variabel independen. Periode yang digunakan adalah tahun 2007-2012 dengan 45 perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan 77 perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di Stock Exchange of Thailand. Metode judgment sampling digunakan untuk pengambilan sampling.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif signifikan antara standar akuntansi dengan praktik manajemen laba, serta pengaruh negatif signifikan antara perputaran aset dan kapitalisasi pasar terhadap manajemen laba.
The purpose of this research is to determine whether accounting standard and policy have impact to earning management practice in manufacturing companies listed in Indonesia Stock Exchange and The Thailand Stock Exchange. Specifically, the purpose of this research is to determine whether IFRS adoption, asset turnover, & market capitalization have impact to earning management practice. Manufacturing sector is selected due to market circumstances within observation period occurred a phenomenon worth observed
This research uses binary logistic regression with accounting standard as dependent variable, as well as asset turnover and market capitalization as independent variables. The observation period range from year 2007-2012 with sample of 45 manufacturing companies listed n Indonesia Stock Exchange and 77 manufacturing companies listed in The Stock Exchange of Thailand. Judgment sampling is chosen as sample selection method
The result of this research shows there are significant positive between accounting standard toward earning management, also significant negative correlation between asset turnover and market capitalization toward earning management.
Kata Kunci : Manajemen Laba, Standar Akuntansi, IFRS, Perputaran Aset, Kapitalisasi Pasar, Earning Management, Accounting Standard, Asset Turnover, Market Capitalization