Laporkan Masalah

Pengaruh Risiko Pengendalian terhadap Nilai Temuan Audit BPK RI

Adi, Gregorius Yorrie Rismanto, DR. Eko Suwardi, M.Sc.

2007 | Tesis | S2 Magister Accountancy

Sistem pengendalian intern merupakan roda penggerak bagi entitas publik maupun privat dalam upaya pencapaian tujuan organisasi dan pencegahan terjadinya fraud. Sesuai dengan SPKN 2007, pemahaman tentang SPI merupakan suatu prosedur audit yang penting dilakukan oleh auditor BPK selaku auditor eksternal pemerintah untuk memberikan keyakinan bahwa tujuan dari pengelolaan keuangan negara yang dikehendaki bisa tercapai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pentingnya penerapan SPI pada organisasi pemerintah, mengevaluasi dampak yang dihadapi oleh pemerintah daerah akibat lemahnya penerapan SPI, dan juga untuk mengetahui pengaruh audit BPK dalam menurunkan tingkat kerugian negara yang diakibatkan oleh lemahnya SPI pada pemerintah daerah. Sampel penelitian terdiri dari 140 entitas yang telah diudit oleh BPK pada tahun 2005 dan 2006, dengan jenis audit adalah audit atas pelaksanaan belanja daerah. Berdasarkan hasil uji statistik regresi pada hipotesis satu diperoleh tingkat signifikansi senilai 0,000 yang lebih kecil dari a (0,05) dan nilai thitung > ttabel atau 6,911 > 1,657. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ha1 dapat diterima yaitu efektivitas pelaksanaan pengendalian internal memberikan pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen yaitu nilai temuan pemeriksaan. Sedangkan pada hasil pengujian hipotesis dua diperoleh tingkat signifikansi senilai 0,000 yang lebih kecil dari a (0,05) dan nilai thitung > ttabel atau 4,494 > 1,665. Berdasarkan hasil uji tersebut dapat disimpulkan bahwa Ha2 dapat diterima bahwa pelaksanaan audit BPK atas pelaksanaan SPI pada obyek pemeriksaan (auditee) yang sama dalam dua periode berturut-turut (tahun 2005 dan 2006), dengan jenis audit yang sama (audit belanja) berpengaruh terhadap perbaikan kinerja auditee. Kata kunci: Sistem Pengendalian Internal, temuan pemeriksaan.

Internal control is the steering wheel for public and private entities in the effort to obtain organization goal and to avoid fraud. In accordance to SPKN 2007, understanding client internal control is an important procedure that must be done by BPK auditor, as the government external auditor, to ensure that the objectives of country financial management can be reached. The objectives of this research are to understand the importance of internal control implementation for government organization, to evaluate the impact of ineffective internal control in local government and to understand the influence of BPK audit result to decrease the country loss, caused by ineffective internal control in local government.


Research samples consist of 140 entities that had been audited by BPK at 2005 and 2006. The BPK audit type used in this research is financial related audit (FIRA) type. Base on regression statistic test on hypothesis one was obtained significance level 0,000 that smaller than a (0,05) and tcount > ttable or 6,911 > 1,657. So it can be concluded that Ha1 can be accepted which is the effectiveness of internal control implementation can significantly influenced to audit finding value. Statistical test on hypothesis two was obtained that the significance level is 0,000, smaller than a (0,05) and tcount > ttable or 4,494 > 1,665. Base on the test it can be concluded that Ha2 can be accepted that BPK audit on internal control implementation at the same auditee in two continuous period (2005 and 2006) with the same audit type, can significantly influenced of auditee's performance. Key words: Internal Control System, audit finding.

Kata Kunci : Risiko Pengendalian; Auditing; Nilai Temuan Audit; Sistem Pengendalian Internal; BPK RI


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.