Laporkan Masalah

Evaluasi Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Komputer (Studi Kasus Pada Sistem Pelaporan Keungan PT. BRISTAR MITRA CARGO Cabang Semarang)

ADIB, RUSTON (Adv.: Ainun Naim, Dr., M.B.A.), Ainun Naim, Dr., M.B.A.

2015 | Skripsi | S1 Extention - Accounting

Informasi merupakan asset yang penting bagi perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan hidup dan menjalankan operasi perusahaan. Oleh karena itu diperlukan suatu system (yang disebut sistem informasi) untuk mengelola informasi tersebut, sehingga dapat didayagunakan seoptimal mungkin. Teknologi informasi menjadi alat bagi manajemen untuk menggali sumber-sumber informasi dan mengolahnya menjadi informasi yang akurat dan relevan dengan kondisi yang dihadapi. Salah satu informasi yang dikelola dalam sistem informasi adalah informasi akuntansi. Informasi akuntansi terutama berhubungan dengan data keuangan suatu perusahaan. PT. Bristar Mitra Cargo cabang Semarang sebagai salah satu cabang dari agen perusahaan pelayaran internasional (K-Line, Cho-Yang, Mediteranian Shipping Company) memerlukan kecepatan proses dan keakuratan data/informasi akuntansi untuk keperluan pelaporan ke perusahaan induk secara rutin. PT. Bristar Mitra Cargo cabang Semarang mempunyai kewajiban untuk memberikan informasi-informasi akuntansi yang up to date dan handal (yang bisa menggambarkan keadaan keuangan/finansial perusahaan) secara rutin setiap bulan kepada perusahaan induk di Jakarta. Dengan pengelolaan sistem informasi yang berbasis komputer maka kebutuhan akan hal tersebut akan dapat terpenuhi. Permasalahan dalam skripsi ini adalah apakah sistem informasi akuntansi berbasis computer yang berlaku di perusahaan telah dapat membantu operasi perusahaan sehari-hari dan dapat memberikan informasi yang andal, akurat, dan cepat untuk keperluan pelaporan keuangan ke kantor pusat.

Tujuan dari evaluasi sistem informasi akuntansi pelaporan keuangan yang dilakukan adalah untuk mengetahui dengan jelas sistem yang berlaku di perusahaan, sehingga bisa diketahui kelemahan-kelemahan atau kekurangan yang ada dalam sistem tersebut untuk selanjutnya bisa dilakukan perbaikan atau pengembangan terhadap sistem tersebut. Evaluasi yang dilakukan meliputi evaluasi terhadap sistem informasi akuntansi yang ada (sistem pelaporan keuangan) termasuk pengendalian internnya, baik pengendalian umum ataupun pengendalian aplikasinya, evaluasi terhadap manajemen basis datanya, dan evaluasi terhadap keamanan atas sistem informasi akuntansi tersebut. Hasil evaluasi tersebut adalah sebagai berikut, 1). Sistem yang berlaku di perusahaan sudah bisa melaksanakan dua tujuan utama sistem informasi akuntansi seperti yang dikemukakan oleh Wilkinson (1993), yaitu tujuan pertama, untuk menyediakan informasi bagi operasi perusahaan sehari-hari, dipenuhi oleh aktivitas pemrosesan transaksi yang dilakukan oleh aplikasi pemrosesan transaksi-transaksi penjualan, piutang, hutang, dan penerimaan/pengeluaran kas yang menghasilkan laporan-laporan seperti Laporan Jurnal Penerimaan dan Pengeluaran Kas/Bank, Laporan Pelunasan Piutang. Kemudian tujuan kedua, untuk menyediakan informasi bagi proses pengambilan keputusan manajemen tingkat atas, dipenuhi oleh aktivitas pemrosesan informasi, yang dilakukan oleh aplikasi pemrosesan transaksi atas laporan-laporan yang telah dihasilkan untuk diposting ke buku besar yang akan menghasilkan laporan keuangan berupa Neraca, Laporan Laba/Rugi, Ledger, Lap. Piutang, dll. Selain itu sistem yang ada di perusahaan juga telah melakukan lima fungsi dari suatu sistem informasi yaitu pengumpulan data, pemrosesan data, manajemen data, pengendalian data, dan penghasil informasi. 2). Sistem komputer yang dipakai dalam pemrosesan data secara keseluruhan sudah dapat diandalkan untuk menghasilkan suatu laporan keuangan yang benar dan valid, tetapi ada satu aplikasi yang perlu mendapat perhatian yaitu aplikasi pemrosesan transaksi hutang. Aplikasi ini tidak digunakan oleh perusahaan karena dianggap tidak efisien. 3). Dari evaluasi terhadap pengendalian umum sistem informasi akuntansi pelaporan keuangan yang berlaku diperusahaan didapat hal-hal yang perlu mendapat perhatian, Belum adanya dokumentasi sistem informasi akuntansi yang berlaku. Kurang memadainya back-up data, data-data yang ada hanya diback-up dengan cetakan-cetakan laporan. 4). Dari evaluasi terhadap pengendalian aplikasi sistem informasi akuntansi pelaporan keuangan yang berlaku di perusahaan, hal-hal yang perlu mendapat perhatian adalah sebagai berikut: Ada sebagian bukti transaksi (bukti kas) yang nomor urutnya ditulis setelah bukti tersebut disahkan (tidak tercetak secara langsung dalam bukti tersebut), Jurnal penyesuaian atas data transaksi dibuat dan diotorisasi oleh bagian akuntansi. Kesimpulan dari evaluasi tersebut adalah sistem yang berlaku diperusahaan sudah cukup memadai untuk dapat memberikan informasi keuangan perusahaan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, guna mendukung manajemen dalam pengambilan keputusan atau operasional perusahaan, tetapi ada hal-hal yang perlu mendapat perhatian (seperti tersebut di atas) untuk diperbaiki /dikembangkan.

Kata Kunci : Manajemen Sistem Informasi, Evaluasi penerapan Sistem Informasi Akuntansi.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.