Pengaruh Kepercayaan Diri Berlebihan CEO Terhadap Dividen Perusahaan
Abiprayu, Kris Brantas (Adv : Marwan Asri, Prof. Dr. MBA), Marwan Asri, Prof. Dr. MBA
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Kepercayaan Diri Berlebih (KDB) CEO terhadap dividen perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2004-2013. KDB merupakan sebuah bias yang melekat pada individu, terutama CEO perusahaan karena besarnya wewenang yang dia miliki. CEO yang memiliki KDB akan beranggapan bahwa perusahaan memiliki peluang investasi di masa depan, sehingga akan mengurangi dividen sebagai sebuah antisipasi untuk dapat menangkap peluang investasi di masa depan. Yang kemudian wewenang CEO terhadap dividen dipengaruhi oleh dua variabel interaksi maturitas dan kepemilikan negara. Hasil pengujian menunjukkan bahwa KDB CEO akan mempengaruhi dividen secara negatif. Serta variabel interaksi maturitas dan kepemilkan negara dapat melemahkan pengaruh KDB CEO terhadap dividen, karena diskresi CEO yang tergerus, sehingga wewenang CEO dalam pengambilan keputusan menjadi melemah dan dalam penelitian ini adalah keputusan pembagian dividen.
The purpose of this research is to examine the effect of CEOÂ’s Overconfidence (KDB) on non-financial firmÂ’s dividend that listed in Bursa Efek Indonesia from 2004 to 2013. It is being said that almost every person has a KDB, and CEO of a company is one of them, particularly because the scale of power that they hold. CEO with KDB has a tendency to lowering their dividend payout because they always driven by their subjective consciousness of the possibility about getting an investment opportunity in the future. The result shows that company being lead by CEO with KDB will have a tendency to hold or lowering their dividend payout.
Kata Kunci : Kepercayaan Diri Berlebih (KDB), CEO, Investasi, Dividen, Maturity, BUMN, Overconfidence, CEO, dividend, maturity, investment opportunity