Laporkan Masalah

PENGARUH INFORMASI AKUNTANSI TERHADAP PEMBUATAN KEPUTUSAN INVESTASI DI PASAR MODAL INDONESIA

ABDULLAH TAMAN (Adv : Dr. Mas'ud Machfoedz, MBA), Dr. Mas'ud Machfoedz, MBA

1999 | Tesis | S2 Accounting

Salah satu fungsi akuntansi yang utama adalah sebagai media informasi bagi investor (selain kreditor) dalam proses pembuatan keputusan ekonomi (FASB Concept No. 1: par. 30; APB Statement No. 4: par. 73), seperti keputusan untuk memesan atau membeli saham yang ditawarkan di pasar modal. Di lain pihak, hasil penelitian empiris dari Papilaja (1990) dan Hendrayati (1994) menyatakan bahwa informasi akuntansi dan informasi non akuntansi tidak dipergunakan dalam pembuatan keputusan investasi di pasar modal Indonesia. Karena kedua hal di atas saling bertentangan maka diperlukan suatu penelitian. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan bukti empiris ada tidaknya pengaruh informasi akuntansi terhadap keputusan investasi di pasar modal Indonesia.



Berdasarkan tujuan tersebut, digunakan alat analisis regresi linear berganda sebagai model penelitian, untuk menguji hipotesis penelitian mengenai pengaruh



informasi akuntansi dan informasi non akuntansi terhadap keputusan investasi. Indikator keputusan investasi ialah rasio antara jumlah saham yang dipesan dengan jumlah saham yang ditawarkan kepada masyarakat di pasar perdana.



Jenis informasi akuntansi dan informasi non akuntansi yang digunakan sebagai variabel independen, masing-masing sebanyak 12 dan 3 macam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 3 variabel akuntansi, yaitu kas, current ratio, dan size perusahaan serta 1 variabel non akuntansi, yaitu umur perusahaan, berpengaruh sangat signifikan (pvalue: 0,0000 pada a 5 %) terhadap pembuatan keputusan investasi, dengan R-square sebesar 0,53292. Sedangkan hasil uji tambahan menunjukkan bahwa disamping variable variabel tersebut ada 1 lagi variabel akuntansi, yaitu debt equity ratio, yang berpengaruh signifikan terhadap pembuatan keputusan investasi di Indonesia.

One of the primary functions of accounting is as a medium of information for investors (in addition to creditors) in making economic decisions (FASB Concept No. 1: par. 30; APB Statement No. 4: par. 73), such as decision to reserve or buy shares offered in Indonesian Capital Market. Nevertheless, the results of empirical studies (Papilaja, 1990 and Hendrayati, 1994) showed that accounting information and non-accounting information did not associate with investment decision making in Indonesian Capital Market. Because of the contradiction between two regards above, advanced research is still necessarily conducted. The objective of this research is to find out empirical evidence, wether accounting information and non-accounting information associate with investment decision making in Indonesian Capital Market, or not.



For this objective, a multiple linear regression analysis was used as a research model to test the reasearch hypothesis regarding the associations of accounting and non accounting information with investment decisions. The indicator of investment decisions is the ratio between the number of shares subscribed and that of shares offered to the public in primary market.



The items of accounting and non-accounting information used as independent variables include 12 and 3 variables, respectively. The results of this research showed that 3 variables of accounting information -- cash, current ratio, and firm size -- and 1 variable of non accounting information -- firm age -- had significant association to investment decision making (p value: 0.0000 at a 5%), with R square 0.53292. While additional test showed that besides those variables, there was 1 variable of accounting information – debt equity ratio — having significant association with investment decisions in Indonesia.

Kata Kunci : informasi akuntansi, informasi non akuntansi, keputusan investasi, pasar perdana, accounting information, non-accounting information, investment decisions, primary market


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.