Laporkan Masalah

Penyerapan simpanan dana masyarakat sektor perbankan di maluku tahun 1990-1999

Abdul Chalid Ahmad (Adv. Dr. Catur Sugiyanto, MA), Dr. Catur Sugiyanto, MA

2013 | Tesis | S2 Economics

Peranan sektor perbankan cukup besar da/am menghimpun dana bagi kebutuhan investasi domestik. Di kebanyakan negara sedang berkembang (NSB) salah satu problem klasik yang dihc:dapi adalah kesenjangan antara tabungan dan investasi domestik. Kondisi ini juga acapakali menjadi problem perekonomian di daerah. Kesenjangan tersebut pada dasarnya dipicu oleh dua faktor. Pertama, rendahnya daya dukung patensi tabungan masyarakat di daerah. Kedua, berkaitan dengan kinerja lembaga perbankan dalam fungsi intermediasi finansial.

Masalah kesenjangan antara tabungan dan investasi di propinsi Maluku terjadi sejak tahun 1990-1999. Tingkat tabungan lokal di daerah ini masih rendah dari kebutuhan investasi. Penelitian ini memfokuskan pada simpanan (tabungan) masyarakat sektor perbankan di Maluku dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Berbagai studi empiris yang mendukung penelitian ini berasal dari penelitian-penelitian di beberapa negara dan di Indonesia, berkaitan dengan perilaku tabungan domestik maupun loka!.

Metode yang digunakan adalah panel data mencakup empat kabupaten/kota madya untuk mengambarkan perilaku tabungan masyarakat sektor perbankan masing-masing daerah dan mengatasi keterbatasan data obsevasi. Penerapan analisis menggunakan model tabungan yang dikembangkan oleh Hussein dan Thirwall (1999) dan model piecewise linear regression untuk melihat dampak dari krisis ekonomi terhadap tabungan masyarakat. Data obsevasi meliputi periode tahun 1990-1999 yang bersumber dari hasil publikasi Badan Pusat Stastistik dan Bank Indonesia secara nasional maupun daerah.

Secara umum hasil analisis menunjukkan variabel pendapatan riil perkapita regional sebagai indikator pendapatan masyarakat, dan tingkat bunga riil memberikan pengaruh signifikan terhadap tabungan masyarakat di Maluku. Krisis ekonomi pertengahan tahun 1997 mempengaruhi tabungan masyarakat, sedangkan rasio pajak daerah dan pertumbuhan penduduk regional tidak mempengaruhi tabungan masyarakat di daerah ini. Kenyataan ini menunjukkan rendahnya tingkat tabungan masyarakat di Maluku dalam mendorong investasi lokal sebagai akibat dari masih rendahnya kontribusi faktor-faktor yang mempengaruhi simpanan masyarakat sektor perbankan di daerah ini.

The contribution of banking sector has played a very important role in fund collecting for the need of domestic investment. In most developing countries, one of the classical problems faced is usually the gap between domestic saving and investment. This condition often leads the economic problem in regencies. The gap is basically caused by two main factors; first, low potency of private saving in local society, and second, performance of banking institutions as financial intermediacy.

The gap between saving and investment in Moluccus Province had taken place in 1990-1999. The local saving rate in this region is still low from the investment need. This research focuses on private saving of banking sector and influential factors. Various results of empirical studies supporting this research are from some researches in some countries and in Indonesia concerning with domestic and local saving behaviors.

The method used in the study is panel data from four regencies/municipality to describe the private saving behaviors of banking sector in each region and to prevent the limit of observation data. The analysis uses the saving model proposed by Hussein and Thirwall (1999) and the model of piecewise linear regression in order to see the impact of economical crisis to the private savings. The data include periods of 1990-1999 taken from the publicated data in the Central Statistic Agency (CSA) and in Central Bank of Indonesia nationally as well as regionally.

Generally the analysis result shows that per capita reel income of Moluccus and interest rate have significant influence to the private saving in Moluccus. The economical crisis in the mid of 1997 effected the private saving. On the other hand, the local tax ratio and population growth do not have any effect to the private saving in Moluccus. The fact indicates that the low private saving rate pushes the local investment because of low contribution of the factors that have affected the private saving of banking sectors in this region.

Kata Kunci : Simpanan masyarakat, pendapatan riil perkapita regional, tingkat bunga riil, rasio pajak daerah, pertumbuhan penduduk regional dan krisis ekonomi.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.