ANALISIS PERBEDAAN RETURN SAHAM DAN RESIKO SAHAM PERUSAHAAN PERATA LABA DAN BUKAN PERATA LABA (STUDIPADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2009-2011)
Abdillah, Dwi Putra Rachmad (Adv.: Wiwin Rahmanti, S.E., M. Com), Wiwin Rahmanti, S.E., M. Com
Perataan Laba merupakan praktik yang umum dilakukan oleh manajer perusahaan untuk mengurangi fluktuasi pendapatan, dan diharapkan berdampak baik saat evaluasi kinerja manajemen. Beberapa peneliti memiliki keyakinan bahwa investor memiliki kecenderungan untuk berinvestasi pada perusahaan yang melakukan perataan laba, karena mereka bahwa perusahaan perata memiliki imbal hasil (return) yang lebih tinggi dan risiko yang lebih rendah. Beberapa penelitian menyatakan bahwa terdapat perbedaan return dan risiko investasi antara perusahaan perata laba dan bukan perata laba. Sementara penelitian lainnya menyebutkan bahwa return dan risiko investasi perusahaan perata laba dan bukan perata laba tidak berbeda.
Penelitian ini membahas tentang apakah terdapat perbedaan antara return dan risiko investasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2009-2011. Pengklasifikasian menggunakan indeks Eckel (1981), dan laba yang dijadikan dasar penelitian adalah laba operasi, laba sebelum pajak, dan laba bersih setelah pajak.
Hasil penelitian ini menyatakan bahwa return investasi antara perusahaan perata dan bukan perata laba tidak berbeda. Sebaliknya terdapat perbedaan risiko investasi antara perusahaan perata dan bukan perata laba dilihat dari laba operasinya.
Income smoothing is a common practice by corporate managers to reduce fluctuations in earnings, which are expected to have beneficial effects for management performance evaluation. Some researchers believe that investors have much more tendency to invest in companies that apply income smoothing. Investors believe that smoother companies have different return and risk investment. Some studies prove about different return and risk investment between the smoother and non-smoother companies. On the other hand, the rest studies state that there is no difference between smoother and non-smoother companies.
This study tries to examine about the existance in investment risk and return difference between smoother and non-smoother manufacturing companies which is listed in Indonesian Stock Exchange in 2009-2011. Those companies are classified with Eckel Index (1981), and income based on operating income, earning before tax, and earning after tax.
This study shows that there is no difference in investment return between smoother and non-smoother companies. Yet, there is a difference in investment risk between smoother and non-smoother companies.
Kata Kunci : Return, Risk, Income Smoothing, Beta, Return, Risiko, Perataan Laba, Beta