Evaluasi Strategi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
ABDI, HELMI (Adv.: Agus Setiawan, Dr., M. Soc. Sc.), Agus Setiawan, Dr., M. Soc. Sc.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merupakan satusatunya lembaga yang ditunjuk pemerintah untuk memberikan pelayanan informasi meteorologi, klimatologi, kualitas udara dan geofisika sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Untuk itu pembangunan Meteorologi, Klimatologi, Kualitas Udara, dan Geofisika (MKKUG) yang BMKG lakukan harus mampu menghadapi tantangan penyediaan informasi yang lebih memiliki peran strategis dalam berbagai aspek kehidupan bernegara di berbagai sektor pembangunan. Pembangunan MKKUG tersebut harus dilakukan secara terintegrasi, komprehensif yang pelaksanaannya sesuai dengan prinsip-prinsip keterpaduan, kesetaraan, dan efektif dan efisien sebagaimana diamanatkan dalam Undangundang No. 31 tahun 2009 tentang meteorologi, klimatologi, dan geofisika. Dalam melaksanakan pelayanan dibidang MKKuG, BMKG telah banyak memberikan informasi baik dikalangan instasi pemerintah maupun masyarakat secara umum (stakeholder), diantaranya: pelayanan informasi di bidang penerbangan, pelayaran, lingkungan hidup, penanggulangan bencana alam maupun bidang konstruksi. Topik permasalahan yang diungkapkan pada penelitian ini adalah bagaimana penerapan strategi BMKG sebagai satu-satunya lembaga yang menyelenggarakan jasa meteorologi, klimatologi, kulaitas udara dan geofisika di Indonesia agar dapat mencapai tujuan dan meningkatkan kinerjanya? Untuk mengetahui jawabannya terlebih dahulu akan dianalisis lingkungan internal dengan menganalisis sumber daya manusia, anggaran, organisiasi, dan infrastruktur. Selanjutnya analisis lingkungan eksternal yang terdiri dari analisis lingkungan pemerintah, demografi, sosial, natural, domestik, internasional, teknologi, dan budaya untuk mengetahui peluang dan ancaman yang datang dari lingkungan eksternal. Hasil kedua analisis ini dipakai sebagai masukan analisis SWOT dan analisis matrik internal-eksternal sehingga diketahui posisi perusahaan saat ini dan beranjak dari situ seharusnya perusahaan bisa mengoptimalkan kemampuan yang dimiliki demi tercapainya tujuan perusahaan. Dari analisis space matrix dan matrik internal eksternal BMKG
diidentifikasikan memiliki situasi yang sangat menguntungkan, yaitu memiliki potensi kekuatan yang bagus sehingga bisa memanfaatkan peluang yang ada. Strategi yang harus diterapkan dalam strategi ini adalah mendukung kebijakan pertumbuhan (growth oriented strategy) yang sudah sesuai dengan apa yang telah dilakukan BMKG tahun 2005 sampai 2010, ini terbukti BMKG mencapai pertumbuhan paling tinggi di akhir 2009.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) is the only appointed by the government to provide information on meteorology, climatology, and geophysics in accordance with the provisions of applicable legislation. Therefore, the development of BMKG meteorology, climatology, air quality and geophysics do must be able to face the challenge of providing more
information that has a strategic role in various aspects of civic life in various development sectors. Meteorology, climatology, air quality and geophysics development must be done in integrated, comprehensive implementation in accordance with the principles of integrity, equality, and commitment to be effective and efficient as mandated in No.30/2009 regulation about Meteorology, climatology, and geophysics. In implementing the service in the field of meteorology, climatology, air quality and geophysics, BMKG has provided information to stakeholder including: information services for aviation, shipping, environment, natural disaster or construction field. The main problem now is how the application BMKGÂ’s business strategy
as the only institution that provides services for Meteorology, climatology, air quality and geophysics in Indonesia in order to achieve goals and improve their performance. To obtain the answer, analyzing internal conditions is needed by analyzing the internal environment of human resources, budget, organization, and infrastructure. Then, external conditions analysis consists of goverment, demographic, sosial, natural, domestic, international, technology, and culture environment analysis should be done to obtain opportunities and threats that come from external environment. The results from these two analyses are used as input of SWOT analysis and internal-external matrix analysis. As a result, position of the company may revealed and based on those analysis company may decide, which strategy fit best by optimizing the ability to achieve company goals. Based on space matrix analysis and internal-external matrix, BMKG has been identified having an advantageous situation, specifically on their potential power which can elaborate existing opportunities. The best strategy to perform is the strategy that encourages growth oriented strategy as already preformed by BMKG from 2005 thru 2010, which resulted in highest growth on 2009.
Kata Kunci : strategi, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), analisis internal-eksternal, analisis SWOT, dan matrik internaleksternal, strategy, internal analysis, external analysis, SWOT, internal-external matrix.