Laporkan Masalah

Penerapan Pendekatan Three Orientations Diagnosis Dalam Pengembangan Organisasional Studi Pada PDAM Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang

ABBAS, WAS'I (Pembimbing: Drs. Edi Prasetyo Nugroho, MBA), Drs. Edi Prasetyo Nugroho, MBA

2012 | Skripsi | S1 Management

Ada beberapa alasan mendasar bagi PDAM TKR untuk melakukan perubahan dalam rangka pengembangan organisasinya menghadapi dinamika lingkungan bisnis yang terus berubah. Dalam era ekonomi baru ini, perusahaan harus proaktif mengukur kekuatan intemalnya agar dapat meraih peluang dan tetap menang dalam medan bisnis yang hypercompetitive. Upaya untuk mengetahui kekurangan, keleblhan, gejala dan penyakit perusahaan ini dilakukan denqan diaqnosa orqanlsasi. Datam hal ini penulis telah melakukan dlaqnosa organisasional PDAM TKR dengan pendekatan three orientations diagnosis.

Melalui pendekatan ini, penulis menganalisis PDAM TKR dalam perspektif sistem budaya, sistem politik atau mekanisme hubungan antar stakeholders dan sistem budaya dalam kerangka analisis hubungan 6 komponen organisasi yang terdiri dart mission/strategy, tasks, prescribed network, people, processes dan emergent network.

Diagnosa dimula dengan symptom diagnosis, kemudian radar scan, dan in-depth diagnosis dengan menggunakan 7 variabel penting yaitu demografi pegawai, motivasi kerja, gaya pengambilan keputusan, gaya kepemimpinan, kepuasan kerja, kompetisi dan hubungan karyawan dan optimalisasi tujuan. Hasil diagnosa dibagi dalam tiga sistem tersebut dengan temuan bahwa secara sepintas organisasi PDAM TKR tampak sehat namun bila dilakukan analisis febih dalam penulis menemukan sistem budaya perlu mendapat penyesuaian paling besar kemudian sistem teknis strategis dan yang perlu sedikit penyesuaian adalah sistem politik dengan people perlu mendapat perbaikan paling serius yang diikuti dengan prescribed network, tasks, mission & strategy, process dan emergent network.

Dari hasil diagnosa ini penulis menawarkan paradigma "OKE" untuk pengembangan organisasi PDAM TKR yang febih sehat dan efektif. OKE artinya perusahaan sebaiknya dapat menempatkan Orang -pegawai- sebagai prioritas utama dalam pengembangan dan reward, Kualitas pelayanan harus menjadi proses bisnis utama sebaqal investasl dalam sistem budaya perusahaan dan Etika profesionalisme pegawai harus senantiasa dibina untuk membangkitkan motivasi internal yang dapat dimasukkan dalam kerangka pengembangan manajemen, reward system dan performance standard.

Kata Kunci : Manajemen Organisasi, Strategi Organisasi, Pengembangan organisasi,


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.