Laporkan Masalah

Pengaruh Interaksi Ketidakpastian Lingkungan, Desentralisasi dan Karakteristik Informasi Sistem Akuntansi Manajemen terhadap Kinerja Manajerial

A.A. Ngurah Bagus D. (Adv:Dr. Nur Indriantoro, M.Sc ), Dr. Nur Indriantoro, M.Sc

2000 | Tesis | S2 Accounting

Studi yang menggunakan suatu model trivariat ini bertujuan untuk menguji pernyataan bahwa variabel kontektual persepsi ketidakpastian lingkungan) dan dua subsistem kontrol (desentralisasi - struktur organisasi dan karakteristik sistem akuntansi manajemen yang agregat dan lingkupnya luas) akan berinteraksi untuk mempengaruhi kinerja manajerial. Data respon dari 102 manajer menengah hotel (sales & marketing, accounting, food & beverage, purchasing, and engineering) dianalisis melalui penggunaan model regresi berganda dengan interaksi trivariat. Sebagai tambahan, studi ini juga menggunakan metode derivasi parsial dari model regresi berganda untuk menguji hubungan kontinjensi seperti yang disarankan oleh Schoonhoven ( 1981) dan Govindarajan ( 1986). Hasil studi ini rnendukung keseluruhan hipotesis dan rnenekankan bahwa berbagai studi lain yang menguji pernyataan bahwa kinerja manajerial dipengaruhi oleh subsistem kontrol tunggal dalam organisasi tampaknya tidaklah cukup. Implikasi praktis utarna studi ini adalah bahwa perancang organisasional perlu mempertimbangkan kesesuaian lingkungan dalam mendesain dan rnengimplementasikan subsistem kontrol.

This study, using a trivariate model, examined the notion that the contextual variable (perceived environmental uncertainty) and two control subsystems (the oganizational structure - decentralization, and the Management accounting Systems/MAS characteristics of scope and aggregation) would interact to affect managerial performance. Responses of l 02 hotel's middle managers (sales & marketing, accounting, food & beverage, purchasing, and engineering) were analyzed by using the regression models with three-way interaction. In addition, an analytical method of utilizing partial derivative to test the contingency relationship as advocated by Schoonhoven ( 1981) and Govindarajan (1986) was also used. The results support for the all hypotheses and suggest that any study which exemines the notion that managerial performance is affected by only one controls subsystems in the organization is likely to be inadequate. The main practical implication that can be drawn from the discussions of the results is the organizational designers need to consider the appropriate environment in the design and implementation of control subsystems.

Kata Kunci : persepsi ketidakpastian lingkungan, desentralisasi, luas lingkup infonnasi, agregat informasi, kinerja manajerial, derivasi parsial ,pengaruh non-monotonic


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.