Penilaian Kinerja Perguruan Tinggi: studi kasus di Kalimantan Barat
Yunita, Khristina, Dr. Indra Bastian, M.B.A.
2007 | Tesis | S2 AccountingTujuan penelitian ini adalah menilai kinerja perguruan tinggi dari sudut pandang konsumen yang diwakili oleh mahasiswa perguruan tinggi negeri dan swasta. Penelitian ini menguji perbedaan penilaian kinerja perguruan tinggi antara mahasiswa perguruan tinggi negeri dan swasta yang ada di Kalimantan Barat. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dari hasil penelitian Kwan dan Ng yang meliputi 7 (tujuh) dimensi kualitas indikator yaitu muatan kurikulum, perhatian pada mahasiswa, fasilitas, penilaian, media instruksional, kegiatan sosial, dan interaksi orang-orang yang berada di perguruan tinggi. Sampel penelitian ini adalah 192 mahasiswa perguruan tinggi negeri dan 210 mahasiswa perguruan tinggi swasta. Mahasiswa yang menjadi responden minimal sedang menempuh perkuliahan di semester 6 (enam). Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t (t test) Hasil analisis penelitian menunjukkan adanya perbedaan penilaian kinerja antara perguruan tinggi negeri dan swasta. Perguruan tinggi negeri memiliki kinerja yang lebih baik pada dimensi medium instruksional, aktivitas sosial, dan interaksi orang-orang yang berada di perguruan tinggi negeri. Perguruan tinggi swasta memiliki kinerja yang lebih baik pada dimensi muatan kurikulum, perhatian pada mahasiswa, fasilitas, dan penilaian. Secara keseluruhan, kinerja perguruan tinggi swasta lebih baik daripada perguruan tinggi negeri. Hasil analisis ini kemudian digunakan untuk menyusun sistem penilaian kinerja perguruan tinggi yang ada di Kalimantan Barat. Kata kunci: penilaian kinerja, perguruan tinggi, indikator kualitas, sistem penilaian kinerja
Kata Kunci : Penilaian Kinerja, Perguruan Tinggi, Indikator Kualitas, Sistem Penilaian Kinerja, Performance Assesment