STUDI EMPIRIS PENGUKURAN EFISIENSI DAN PROFITABILITAS PERBANKAN DI INDONESIA (Model Analisis Keuangan Konvensional dan Data Envelopment Analysis
Jarwanto, Bowo Setiyono, S.E., M.Com
2007 | Skripsi | S1 Extention - Accounting
Selama ini perbankan menampilkan kinerja mereka dalam laporan-laporan untuk publik dalam rasio-rasio yang sudah tertentu. Rasio sebagaimana yang ditampilkan dalam Direktori Perbankan Indonesia, dalam rasio profitabilitasnya terdiri dari ROA( return on Asset), ROE (Return on Equity), NIM (Net Interest Margin), BOPO (Biaya Operasional per Pendapatan Operasional). Permasalahan yang ada dalam pendekatan konvensional ini adalah terletak pada tingkat kepercayaan dan standar pembandingnya. Data Envelopment Analysis adalah alat ukur yang bisa digunakan untuk menilai kinerja dan bisa digunakan mengkompensasi kekurangan dalam rasio keuangan. Selain untuk menginventigasi kinerja bank yang ada di Indonesia, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara analisis keuangan konvensional dengan Data Envelopment Analysis.
When Bank shows their performance to public, they show in ratios. In Indonesian Bank directory, ratio profitability consists of Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Net Interest Margin (NIM), and Operational expenses per Operating Income (BOPO). The problem in this approach is its trust and reliance on comparable norms or standards. Data Envelopment Analysis is one such tool that can be used to measure performance and can compensate for the weakness in financial ratios. Beside to investigate banks performance, the objective in this study is to correlate the results of financial ratios as conventional performance measurement and the result by Data Envelopment Analysis.
Kata Kunci : Rasio Profitabilitas, Data Envelopment Analysis, Effisiensi