Estimasi Beberapa Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Kredit Perbankan di Indonesia Periode 2002.1-2007.9 Pendekatan ECM
Rustariyuni, Surya Dewi, Dr. Samsubar Saleh, M.Soc.Sci.
2008 | Tesis | S2 EconomicsPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kredit perbankan di Indonesia dan menganalisis : (1) pengaruh rasio utang bank umum terhadap rasio kredit riil secara jangka pendek maupun jangka panjang, (2) rasio kredit per modal tahun lalu secara jangka pendek maupun jangka panjang, (3) pengaruh rasio laba bank umum terhadap rasio kredit riil secara jangka pendek maupun jangka panjang, (4) pengaruh capital adequacy ratio (CAR) terhadap rasio kredit riil secara jangka pendek maupun jangka panjang, (5) pengaruh ketidakpastian makroekonomi terhadap rasio kredit riil secara jangka pendek maupun jangka panjang, dan (6) pengaruh suku bunga SBI riil 1 bulan terhadap rasio kredit riil secara jangka pendek maupun jangka panjang tahun 2002.1-2007.9 dengan menggunakan Error Correction Model (ECM). ECM digunakan untuk menganalisa kredit perbankan jangka pendek dan jangka panjang. Hasil analisa menunjukkan bahwa variabel yang paling berpengaruh terhadap kredit perbankan di Indonesia adalah rasio kredit riil per modal tahun lalu secara jangka pendek dan CAR secara jangka panjang, hal ini dapat dilihat dari besar elastisitasnya. Secara jangka panjang rasio utang bank umum, rasio kredit riil permodal tahun lalu, rasio laba bank umum, dan ketidakpastian makroekonomi berpengaruh positif terhadap kredit perbankan di Indonesia. Secara jangka pendek rasio utang bank umum, rasio kredit riil permodal tahun lalu, rasio laba bank umum, CAR dan ketidakpastian makroekonomi. Kecepatan penyesuaian menuju keseimbangan jangka panjang adalah sebesar -0,894361, artinya adanya ketidakseimbangan kredit perbankan tahun lalu maka, penyesuaian kredit perbankan yang akan datang akan turun sebesar 89,43% dari 100% selama 1,11 bulan sebesar 89,43%. Kata-kata kunci: kredit, error correction model, modal bank.
This research intends to know factors that affected the bank loan in Indonesia and to analyze : (1) the effect of banks borrowing to loan real ratio in short-run and long-run, (2) the effect of loan by the capital one year ago to loan real ratio in short-run and long-run, (3) the effect of the bank profit to loan real ratio in short-run and long-run, (4) the effect of capital adequacy ratio to loan real ratio in short-run and long-run, (5) the effect of uncertainty macroeconomic to loan real ratio in short-run and long-run, (6) the effect of SBI interest rate real one month to loan real ratio in short-run and long-run, for the period between January 2002-September 2007 using Error Correction Model (ECM) approach. ECM approach is used to analyze banking loan in short-run and long-run. The result of this analysis show that the most affected variable the bank loan in Indonesia are loan by the capital one year ago in short-run and capital adequacy ratio in long-run. We can see it elasticity result. In long-run, bank borrowing ratio, loan by the capital one year ago, bank profit ratio, and uncertainty macroeconomic have positive effect to bank loan in Indonesia. In short-run bank borrowing ratio, loan by the capital one year ago, bank profit ratio, capital adequacy ratio and macroeconomic ratio. Speed of adjustment to long run balance is -0,894361.The point meaning that if unbalance at bank loan one year ago so adjustment bank loan future will down 89,43% from 100% as long as 1,11 mounth in the amount of 89,43%. Keywords: loan, error correction model, capital bank
Kata Kunci : Kredit perbankan; Indonesia; ECM