Laporkan Masalah

UJI BEDA RASIO-RASIO KEUANGAN ANTARA PERUSAHAAN BANGKRUT DAN TIDAK BANGKRUT: Studi Empiris, BEJ Tahun 1999-2005

Suryo P, Abdulrachim, Drs. Sumiyana, Ak., M.Si.

2007 | Skripsi | S1 Extention - Accounting

Penelitian ini bertujuan untuk membedakan antara perusahaan yang cenderung bangkrut dan perusahaan yang cenderung sehat. Adapun rasio keuangan yang digunakan adalah cash flow/total debt, net income/total asset, total debt/total asset, working capital/total asset, dan current ratio .Penelitian ini menggunakan Mann Whitney-U dan Uji beda-t untuk menganalisis data sample dari 12 perusahaan non-keuangan bangkrut dan 12 perusahaan non-keuangan tidak bangkrut periode tahun 1999-2005. Data-data yang diambil dalam penelitian ini berasal dari laporan keuangan perusahaan, antara lain yaitu: Aliran kas, Total hutang, Laba bersih, Total asset, Modal kerja, Asset lancar, dan Utang lancar. Hasil penelitian ini menunjukkan variabel cash flow/total debt, net income/total asset, total debt/ total asset, dan working capital/total asset terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara perusahaan bangkrut dan tidak bangkrut. Variabel Current ratio tidak menunjukkan adanya perbedaan antara perusahaan bangkrut dan tidak bangkrut. Kata kunci: Rasio keuangan, kebangkrutan perusahaan

This research is aimed to differentiate failed firms and non-failed firms. Financial ratios used are cash flow/total debt, net income/total asset, total debt/total asset, working capital/total asset, and current ratio. This research uses Mann Whitney-U and t-test to analyze sample datas among 12 non financial-failed firms and 12 non financial-non-failed firms at period 1999 to 2005. The data are taken from firm financial reports, such as: cash flow, total debt, net income, total asset, working capital, current assets, and current liability. The result shows that there are significant differences in cash flow/total debt, net income/total asset, total debt/ total asset, and working capital/total asset variables between failed and non-failed firms. However, current-ratio variable does not show significant different among failed and non-failed firms. Keywords: financial ratios, failed firms

Kata Kunci : financial ratios, failed firms, Rasio keuangan, kebangkrutan perusahaan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.