Persepsi Wajib Pajak Terhadap Pelaksanaan e-Tax Services dan Kepatuhan Perpajakan: studi kasus pada wajib pajak badan dan orang pribadi di Daerah istimewa Yogyakarta, Kota Magelang dan Kabupaten Magelang
Wahyuati, Estu Agung, Dr. Eko Suwardi, M.Sc., Ak.
2007 | Skripsi | S1 AccountingAdministrasi perpajakan diduga sebagai penyebab rendahnya tingkat kepatuhan wajib pajak di Indonesia yang berdampak pada tidak optimalnya penerimaan pajak. Perubahan kebijakan perpajakan yang sempurna tidak akan memuaskan hasilnya jika tidak diikuti dengan reformasi administrasi perpajakan. Administrasi perpajakan yang efektif harus menciptakan lingkungan yang mendorong wajib pajak secara sukarela mematuhi peraturan yang berlaku. Syarat utama yang harus dipenuhi dalam reformasi administrasi perpajakan adalah penyederhanaan sistem perpajakan sehingga administrasi perpajakan dapat dikelola seefektif dan seefisien mungkin, terlebih di negara dengan tingkat kepatuhan relatif rendah. Pelayanan perpajakan berbasis teknologi informasi tidak hanya memberikan pelayanan yang cepat, berkualitas, dan transparan, melainkan juga mendukung terciptanya penyederhanaan sistem perpajakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji persepsi wajib pajak terhadap penggunaan aplikasi e-registration, e-payment, e-SPT, dan e-filing yang terangkum dalam e-tax services dan pengaruhnya terhadap kepatuhan perpajakan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi Direktorat Jenderal Pajak dalam mengelola administrasi perpajakan. Penelitian dilakukan dalam satu kurun waktu tertentu (cross sectional studies) dengan menggunakan kuisioner sebagai instrumen penelitian. Responden penelitian adalah wajib pajak badan dan orang pribadi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, Kota Magelang, dan Kabupaten Magelang sebanyak 200 responden. Dari jumlah tersebut hanya 120 kuisioner yang dapat diproses. Dengan menggunakan uji regresi linier berganda, hasil penelitian menunjukkan hanya variabel persepsi wajib pajak terhadap e-SPT yang berpengaruh terhadap kepatuhan perpajakan. Pengujian lebih lanjut menunjukkan bahwa dengan tingkat keyakinan 95%, pengaruh persepsi e-registration, e-payment, e-SPT, dan e-filing yang terangkum dalam e-tax services secara bersama-sama berpengaruh terhadap kepatuhan perpajakan. Kata kunci: persepsi, reformasi administrasi perpajakan, e-tax services, dan kepatuhan perpajakan
Tax administration is presumably considered as the cause of the low level of tax compliance in Indonesia resulting in poor tax yield. A perfect change of tax policy will generate unsatisfactory result if not followed by tax administrative reform. In fact, effective tax administration requires establishing an environment in which taxpayers are induced to comply voluntarily with the prevailing tax law. An important requirement in any successful tax administrative reform is simplifying the tax system so that it can be managed as effective and efficient as possible, especially in a country with relatively low level of tax compliance. Information technology based taxation services provide not only prompt, excellence, and transparent services, but also support the accomplishment of the tax system simplification. The purpose of the research is to test taxpayers perception in using the applications of e-registration, e-payment, e-SPT, and, e-filling, encompassed in e-tax services, regarding its effect on tax compliance. It is expected that the research can deliver useful input for Directorate General of Taxation in managing tax administration. This research is conducted in a certain period of time (cross-sectional studies) using questionnaire as a research instrument. The respondents are 200 taxpayers in the Province of Yogyakarta, Magelang Municipality and Magelang Regency. Of all the respondents only 120 questionnaires can be processed. By means of a multiple linear regression test, the result of the research shows that only taxpayers perception on e-SPT significantly effecting tax compliance. Further examination indicates that using 95% Confidence Level, taxpayers perception on e-registration, e-payment, e-SPT and e-filling, which encompassed in e-tax services, simultaneously effect tax compliance. Keywords: perception, tax administrative reform, e-tax services, and tax compliance.
Kata Kunci : perception, tax administrative reform, e-tax services, and tax compliance, persepsi, reformasi administrasi perpajakan, kepatuhan perpajakan