Laporkan Masalah

KANDUNGAN INFORMASI PELAPORAN KERUGIAN DAN HUBUNGANNYA DENGAN PERGERAKAN RETURN SAHAM (STUDI EMPIRIS DI BURSA EFEK JAKARTA)

Wardhani, Indria , Wiwin Rahmanti, S.E., M.Com., Akt

2007 | Skripsi | S1 Extention - Accounting

Penelitian ini menyelidiki tentang kandungan informasi dari perusahaan yang melaporkan kerugian. Penelitian ini mengemukakan alasan bahwa pelaporan laba dan rugi memiliki asosiasi yang berbeda dengan return saham karena pelaporan kerugian dipersepsikan sebagai kejadian yang bersifat temporer atau tidak permanen. Kerugian dipersepsikan sebagai kejadian yang bersifat permanen karena adanya opsi likuidasi yang dimiliki oleh pemegang saham. Adanya opsi likuidasi ini, kerugian dipandang kurang informatif dari pada pelaporan laba untuk melihat prospek perusahaan di masa yang akan datang dan memiliki asosiasi yang lebih lemah/ rendah terhadap return saham dari pada pelaporan laba. Sampel dari penelitian ini terdiri dari 870 perusahaan yang listed di Bursa Efek Jakarta sejak tahun 2003 sampai dengan 2005. Berdasarkan sampel tersebut dipisahkan antara perusahaan yang melaporkan laba dan perusahaan yang melaporkan rugi untuk mengetahui pengaruh dari pelaporan kerugian dalam pengujian regresi. Metode statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier. Hasil penelitian tidak sesuai dengan penelitian Aji (2003) dimana saham ber-earnings negatif memiliki tingkat kekuatan korelasi hubungan (R kuadrat) yang lebih tinggi terhadap return saham. Hal ini bertolak belakang dengan penelitian yang dilakukan oleh Ajie (2003). Kata kunci: Pelaporan kerugian, opsi likuidasi, dan Earnings response coefisien.

This research investigate the information content of losses reported by companies to investor. It was motivated by posibility that losses and profit have different associations with share return because losses are perceived by investors are temporary. Losses are likely to be considered temporary since shareholders can always liquidate the firm rather than suffer from indefinite losses. Because of this liquidation oftion, losses are less informative than profit about the firm"s future prospects and thus more weakly associated with return that profits. The sample consist of 870 firm years for the period 2003-2005, available from Jakarta Stock Exchange. It is partitioned into profitable consist of 637 firm and loss consist of 235 firm years in order to examines the effect of losses on the estimate regression. The statistical method used in this research is liniar regression. The result of investigate inconsistent with the evidence in Aji (2003). The finding shows that share returns do have a lower association with profits. This result is the opposite of the Ajie investigate. Keywords: Losses, Liquidation option, and Earnings response coeficient.

Kata Kunci : Pelaporan kerugian, opsi likuidasi, dan Earnings response coefisien, Losses, Liquidation option, and Earnings response coeficient


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.