Evaluasi Penganggaran dan Alokasi Anggaran Belanja Daerah Pada Pemerintah Kota Yogyakarta
Isbanianto, Drs. Rusdi Akbar, M.Sc.
2007 | Tesis | S2 Magister AccountancyPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi proses penyusunan anggaran dan pengalokasian anggaran belanja pada Pemerintah Kota Yogyakarta. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dan studi kasus, dengan objek penelitian proses penyusunan anggaran pada Pemerintah Kota Yogyakarta, khususnya setelah penerapan anggaran kinerja dengan periode amatan antara TA. 2003 s/d TA. 2005. Cara yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan evaluasi terhadap tahap-tahap dalam proses penyusunan anggaran beserta evaluasi terhadap alokasi belanja yang disajikan dalam bentuk diskripsi. Data yang dikumpulkan terdiri data primer dan data sekunder. Data primer merupakan informasi langsung yang diperoleh dari para pelaku penyusun anggaran melalui wawancara. Sementara data sekunder berasal dari dokumen-dokumen yang berhasil dikumpulkan meliputi antara lain: Renstrada, data APBD, dokumen proses penyusunan anggaran, dasar hukum/peraturan-peraturan, dan lain-lain. Setelah data berhasil dikumpulkan, selanjutnya data tersebut diolah dan dievaluasi, diperbandingkan dengan teori dan ketentuan atau aturan-aturan yang ada untuk mengetahui tingkat kesesuaiannya ataupun penyimpangannya. Hasil penelitian menunjukan bahwa tahap-tahap dalam proses penyusunan anggaran pada Pemerintah Kota Yogyakarta sudah sesuai dengan ketentuan dalam Kepmendagri No. 29 Tahun 2002. Akan tetapi, walaupun setiap tahapan telah dilaksanakan namun Pemerintah Kota belum melaksanakan aturan-aturan dalam Kepmendagri No. 29 Tahun 2002 tersebut dengan konsisten. Hal ini dapat dilihat dengan belum sesuainya dalam skedul waktu dan indikator kinerja serta belum dibuatnya Standar Analisa Belanja (SAB) sebagai ketentuan dalam penyusunan anggaran kinerja. Didalam alokasi belanja, walaupun Pemerintah Kota Yogyakarta telah menggunakan anggaran kinerja akan tetapi cara yang dilakukan dalam alokasi belanja masih menggunakan cara incremental. Kata kunci: Penganggaran, Alokasi Anggaran Belanja.
This research purpose to evaluate the process of budget formulation and expenditure budget allocation in Yogyakarta Municipality. Approach used is a library research and case study, with the research object is the process of budget formulation in Yogyakarta Municipality, especially after the implementation of budget performance in observed period of 2003-2005. Method utilized in this study is to evaluate stages in the process of budget formulation with the evaluation of budget allocation presented in a description format. Data collected comprise primary data and secondary data. The primary data are direct information acquired through interviews from people involved in formulating the budget. Meanwhile, the secondary data are gathered from documents collected, including regional and laws, etc. In the wake af data collection, the data are processed and evaluated, compared to theories and prevalent regulations in order to realize either the fitness or the deviation of the data. The finding shows that stages in the process of budget formulation in Yogyakarta Municipality have been in line with the requirements stated in the Decree of Ministry of Home Affairs No. 29/2002. Nevertheles, althoug each step has been undertaken, the Municipality has yet to consistently follow the rules written in the Decree of Ministri of Home Affairs No 29/2002. This fact can be seen from deviations in scedule and budget performance, and Expenditure Analysis Standart has not been formulated to be the framework of budget performance formulation. In the expenditure allocation, although Yogyakarta Municipality has utilized the budget performance, approaches to undertaking the expenditure allocation still use an incremental method. Key Words: Budget Formulations, Expenditure Budget Allocation
Kata Kunci : Penganggaran, Alokasi Anggaran Belanja, Budget Formulations, Expenditure Budget Allocation