KEANEKARAGAMAN SERANGGA PENGUNJUNG PADA BUNGA MELON (Cucumis melo L.) DI DESA DEPOKREJO, PURWOREJO, JAWA TENGAH
MUHAMMAD NABIL, Drs. Hari Purwanto, M.P., Ph.D.
2018 | Skripsi | S1 BIOLOGIMelon (Cucumis melo L.) merupakan buah yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Namun karena tanaman melon rentan terhadap perubahan cuaca dan serangan hama penyakit. Dalam menanggulangi masalah ini banyak dilakukan budidaya di dalam sungkup (screenhouse). Salah satu konsekuensi dari penanaman di dalam sungkup adalah tidak dapat masuknya serangga penyerbuk alami ke dalam sungkup sehingga perlu dilakukan penyerbukan manual yang relatif membutuhkan waktu dan biaya tambahan. Situasi tersebut bisa ditanggulangi dengan melepaskan serangga penyerbuk tanaman melon ke dalam sungkup. Penelitian keanekaragaman serangga pengunjung alami bunga tanaman melon, beserta pengkajian peran terhadap serangga pengunjung bunga tanaman melon dilakukan untuk mengetahui jenis serangga penyerbuk yang sesuai bagi tanaman melon. Penelitian mengenai serangga pengunjung tanaman melon telah dilakukan pada bulan Februari 2017, di Desa Depokrejo, Ngombol, Purworejo, Jawa Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pengamatan dan sampling di lapangan selama 5 hari berturut-turut ketika tanaman melon sedang berbunga. Pengamatan dan sampling dilakukan sejak jam 06.30 hingga jam 17.30 setiap harinya. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, ditemukan 20 spesies dari 4 ordo serangga yang mengunjungi bunga tumbuhan melon, dan berdasarkan analisis dapat disimpulkan bahwa serangga yang berpotensi menjadi penyerbuk utama bagi tumbuhan melon adalah lebah madu Asia, Apis cerana.
Melon, Cucumis melo L. is a highly economical value fruit, and command a high demand in Indonesia. However, since the plant is quite fragile, it is sensitive to weathers and vulnerable to pests and diseases, for that purpose, screenhouse has been applied. One of the consequences of planting in the screenhouse is the inability of its natural insect pollinator(s) to enter the screenhouse, thus forcing the farmer to do an artificial pollination. Alternatively, the problem could be mitigated by releasing its natural pollinator(s) inside the screen. To find out suitable insect pollinator, it is necessary to research the diversity of insect species that visited the flowers of melon plants under natural condition along with their roles. The research had been conducted on February at 2017. The observation and sampling had been conducted in the field for five consecutive days when the melon plants are flowering. The insects identification process was conducted in the Entomology Laboratory Faculty of Biology, Universitas Gadjah Mada. The results showed that there were 235 individual insects visiting the melon flowers, comprising of 20 species from four orders of insects. The main pollinator for the melon plants in Depokrejo is the Asian honey bees, Apis cerana.
Kata Kunci : keanekaragaman, serangga, Apis cerana, pengunjung bunga, Cucumis melo L.