pertumbuhan dan perkembangan cacing Lumbricus rubellus (Hoffmeister, 1843) pada media serbuk gergaji kayu sengon dan feses kuda
ARINA ROSYIDAH , Soenarwan Hery Poerwanto, S.Si., M.Kes.
2018 | Skripsi | S1 BIOLOGILimbah feses kuda dan serbuk gergaji sengon memiliki kandungan C dan N yang dapat dimanfaatkan sebagai komposisi media pertumbuhan bagi cacing. Cacing Lumbricus rubellus dipercaya sebagai agen pengurai limbah yang memiliki kemampuan dekomposisi lebih cepat dibandingkan cacing lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasio optimum media tumbuh dan rasio C/N untuk pertumbuhan dan perkembangan cacing Lumbricus rubellus. Penelitian pertumbuhan cacing dilakukan selama 60 hari dengan 5 perlakuan media. Perlakuan I (Sengon 100 %.), Perlakuan II (25 % Sengon : 75% Feses Kuda), Perlakuan III (50% Sengon : 50% Feses Kuda), Perlakuan IV (25% Sengon : 75% Feses Kuda) dan Perlakuan V (100% Feses Kuda). Tiap perlakuan dilakukan analisis pertumbuhan dan perkembangan cacing, uji C/N awal dan akhir masa perlakuan cacing dan pengukuran parameter lingkungan (suhu, pH dan kelembaban) setiap minggu. Data dianalisis menggunakan SPSS 21 One Way Anova uji DMRT untuk analisis perkembangan dan Paired Sample T-Test untuk analisis C/N dan pertumbuhan awal dan akhir cacing dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil pengukuran pertumbuhan dan perkembangan cacing yang meliputi biomassa, panjang cacing, produksi juvenile dan kokon menunjukan peningkatan jumlah pada media Perlakuan II. Perlakuan III, IV dan V cenderung mengalami penurunan ukuran panjang, biomassa serta produksi juvenile dan kokon. Hasil nilai C/N sebesar 37 menunjukan media perlakuan dengan komposisi 75% Sengon : 25% Feses kuda, merupakan komposisi paling optimum untuk pertumbuhan dan perkembangan Lumbricus rubellus.
Horse feces and sengon sawdust waste contain C and N which can be utilized as a composition of growth media for worms. Worm Lumbricus rubellus is believed to be a waste decomposition agent that has the ability to decompose faster than other worms do. This study aims to determine the optimum ratio of growth media and C/N ratio for growth and development of Lumbricus rubellus worms. The worm growth study was conducted in 60 days with 5 media treatments. Treatment I (Sengon 100%.), Treatment II (75% Sengon : 25% Horse Feces), Treatment III (50% Sengon : 50% Horse Feces), Treatment IV (255 Sengon : 75% Horse Feces) and Treatment V (100% Horse Feces) Each week on each treatment, growth and development analysis was performed as well as monitoring initial and final C/N ratio and environmental parameter (temperature, pH and humidity). Data were analyzed using SPSS 21 One Way Anova DMRT (for comparison analysis) and Paired Sample T-Test (for growth and development analysis and C/N) with 95% confidence level. This study shows an increase in growth and development of worms in treatment medium II, including biomass, worm length, juvenile and cocoon production. On the other hand, treatment III, IV and V tended to decrease in the size of length, biomass, juvenile and cocoon production. The result of C/N ratio of 37 shows the treatment medium with the composition of 75% Sengon : 25% Horse feces, is the most optimum composition for growth and development of Lumbricus rubellus.
Kata Kunci : Pertumbuhan, Perkembangan, Lumbricus rubellus, Feses Kuda, Serbuk Gergaji Sengon, Nilai C/N