Hubungan antara Kemandirian dengan Berpikir Kritis pada Mahasiswa
TENGKU NURFA RAHIM, Yuli Fajar Susetyo, S.Psi., M.Si., Psikolog
2018 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIBerpikir kritis telah menjadi salah satu keterampilan yang dibutuhkan mahasiswa masa kini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kemandirian dengan berpikir kritis pada mahasiswa. Berpikir kritis diukur menggunakan Skala Kemampuan Berpikir Kritis yang disusun oleh Nasution (2009) berdasarkan aspek-aspek berpikir kritis yang dikemukakan oleh Facione dkk. (1995) dan kemandirian diukur dengan Skala Kemandirian yang disusun oleh peneliti berdasarkan aspek-aspek kemandirian yang dikemukakan oleh Masrun dkk. (1986). Subjek penelitian ini merupakan 137 mahasiswa/i Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada angkatan 2014-2017. Hasil analisis data menemukan hubungan positif yang signifikan antara kemandirian dengan berpikir kritis (r= 0,555 dengan p<0,01). Persentase kontribusi kemandirian dalam pembentukan berpikir kritis yakni sebesar 31%. Penelitian ini diharapkan dapat memberi gambaran mengenai upaya dalam peningkatan berpikir kritis mahasiswa, terutama melalui pengembangan kemandirian.
Nowadays, critical thinking has become one of the skills that college students need. This research aims to examine the relationship between autonomy and critical thinking among college students. Critical thinking is measured using the scale of critical thinking compiled by Nasution (2009) based on Facione et al.'s (1995) critical thinking theory. Meanwhile, autonomy is measured using autonomy scale based on the aspects of autonomy by Masrun et al. (1986). The subjects involved in this research are 137 students in Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada with the range of generation year from 2014 to 2017. The results of data analysis indicate a significant positive relationship between autonomy and critical thinking (r=.555, p<.01). Autonomy has a role on critical thinking with a percentage of 31%. The results of this research are expected to provide an overview to improve college students' critical thinking, especially through the development of autonomy.
Kata Kunci : kemandirian, berpikir kritis, mahasiswa/ autonomy, critical thinking, college students