Perencanaan Rute Bus Pariwisata dan Konektivitas ke Berbagai Tujuan Wisata di Kota Yogyakarta serta Perancangan Fasilitas Drop Off Bus Pariwisata di Tempat Khusus Parkir (TKP) Ngabean
RAMADHANI AKBAR, Prof. Ir. Siti Malkhamah, M.Sc., Ph.D.
2018 | Skripsi | S1 TEKNIK SIPILKota Yogyakarta adalah salah satu kota yang sering dikunjungi untuk keperluan wisata. Terdapat banyak obyek wisata yang menjadi daya tarik wisatawan. Saat libur tiba, banyak wisatawan yang berkunjung dangan menggunakan kendaraan pribadi maupun bus pariwisata yang akhirnya mengakibatkan kemacetan di jalanan Kota Yogyakarta. Berdasarkan Kajian Perencanaan Transportasi Perkotaan Kota Yogyakarta 2016, diketahui bahwa pergerakan dan manuver bus pariwisata adalah salah satu penyebab kemacetan di Kota Yogyakarta. Salah satu rekomendasi untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan skenario drop off di Tempat Khusus Parkir (TKP) Ngabean dan bus pariwisata parkir di tempat lain. Diperlukan rute khusus bus pariwisata untuk menuju lokasi drop off. Dari lokasi drop off wisatawan dapat menuju obyek wisata dengan moda transportasi lain dan selanjutnya dapat menuju tempat parkir bus pariwisata menggunakan Trans Jogja. Berdasarkan hasil perencanaan, didapatkan bahwa bus pariwisata dapat menuju lokasi drop off melalui 4 rute yang ada dengan terdapat 2 pilihan tempat parkir bus pariwisata yaitu di Pasar Niten dan eks STIE Kerjasama. Fasilitas drop off akan didukung oleh fasilitas park and ride di Barat Monjali, Bandara Adisutjipto dan Terminal Giwangan untuk dapat menampung bus pariwisata saat peak season. Selanjutnya wisatawan dapat menggunakan kendaraan tak bermotor (becak dan andong), bus wisata hop on hop off dan Trans Jogja Wisata untuk menuju obyek wisata.
Yogyakarta is a city that oftenly visited to make a tour. There are many tourism object that attracts toutrists. In holiday, many tourist visited using private car or tourism bus which causing congestion in Yogyakarta City streets. Based on Urban Transportation Planning Study of Yogyakarta in 2016, it known that the movement and manuver of tourism bus is the one of the congestion causes in Yogyakarta Ciy. One of the recommendations to solve that problem is drop off scenario in Tempat Khusus Parkir (TKP) Ngabean and then tourism bus can park in other place. It needed specific route for tourism bus to reach the drop off location. From drop off location tourist can go to tourism object by other transportation mode and then can go to tourism bus parking place using Trans Jogja. Based on the planning, it found that tourism bus can go to drop off location by 4 routes with 2 choices of tourism bus parking place in Pasar Niten or eks STIE Kerjasama. Drop off facility will support by park and ride facilities in West of Monjali, Adisucipto Airport, Giwangan Bus Terminal to accomodate tourism buses at peak season. Tourist can use unmotorized vehicle (becak and andong), hop on hop off Domapan tourism bus, and Trans Jogja Wisata to go to tourism object.
Kata Kunci : Pariwisata, Bus Pariwisata, Angkutan Wisata, Jalan