PERANCANGAN STRUKTUR ATAS FLYOVER MASS RAPID TRANSIT JAKARTA MENGGUNAKAN SNI 2847:2013 DAN RSNI3 2833:201X
PUTRI SYAHIDAH F, Dr. Ing. Ir. Andreas Triwiyono
2018 | Skripsi | S1 TEKNIK SIPILKota Jakarta memiliki volume lalulintas yang tinggi, salah satu solusi yang ditawarkan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan membangun sarana transportasi yang dapat mengangkut penumpang dalam jumlah besar dan cepat seperti Mass Rapid Transit. Pembangunan MRT di Jakarta menggunakan sistem underground dan elevated atau flyover. Flyover pada paket CP102 menggunakan prestressed single box girder dengan bentang 40 m. Perancangan pada proyek MRT Jakarta digunakan British Standard dan Japanesse Standard sebagain standar acuan, sedangkan di Indonesia memiliki SNI 2833:2016 sebagai acuan untuk perencanaan beton. Sehingga tujuan dari Perancangan struktur atas flyover MRT Jakarta ini adalah untuk melakukan perhitungan ulang perencanaan struktur atas flyover MRT Jakarta menggunakan standar yang berlaku di Indonesia. Perancangan struktur atas flyover MRT Jakarta dilakukan dengan menggunakan dimensi awal sesuai pada dokumen Technical Design MRT Jakarta kemudian dilakukan analisis struktur dengan bantuan program analisis CSi Bridge dan SAP2000 dengan pembebanan mengacu pada Design Manual MRT Jakarta. Perancangan berdasarkan hasil analisis struktur dihitung secara manual dengan bantuan program Microsoft Excel kemudian dilakukan kontrol terhadap kondisi batas. Hasil perancangan struktur atas flyover MRT Jakarta gelagar box dengan dimensi yang digunakan jacking force sebesar 40000 kN sedangkan pada dokumen TWJO digunakan 38710 kN. Tulangan non-prategang yang digunakan untuk tahanan lentur pada tipe penampang D adalah D20-200 sedangkan pada dokumen TWJO digunakan D16-150, untuk tipe penampang S dan T baik berdasarkan hasil analisis maupun doken TWJO digunakan D16-200. Berdasarkan hasil analisis menggunakan SNI 2847:2013 dan RSNI3 2833:201X, struktur memenuhi syarat layan (SLS) dan ultimit (ULS).
Jakarta city has great traffic congestion. One of the solutions which is offered to relieve the problem is to build a transportation vehicle that can move mass of people rapidy such as Mass Rapid Transit (MRT). The MRT project in Jakarta are devided to underground system and elevated system or flyover. The flyover on CP102 section used prestressed single box girder with the span between piles is 40 m. The structure design on MRT Jakarta project used British Standard and Japanesse Standard as the code, meanwhile Indonesia uses SNI 2833:2016 as the code for design concrete. The purpose of this superstructure design of MRT Jakarta is to re-calculate using codes which are used in Indonesia. The superstructure design process of MRT Jakarta flyover was started by the preliminary design which refered to technical design document. Then it analized using anaylisis program CSi Bridge and SAP2000, while the loading refered to the design manual document. The designing process based on the analysis results were calculated manually using Microsoft excel, then the ultimate limit state and service limit state requirement were checked to ensure adequate degree of safety and serviceability. From the final result of the MRT Jakarta flyover superstructure design, with the same dimension of girders, 40000 kN of Jacking force was used while TWJO used 38710 kN. The non-prestressed flecture reinforcement for type D section, D20-200 was used while TWJO used D16-200, as for type S and T sections, both used D16-200. From the analysis using SNI 2847:2013 dan RSNI3 2833:201X, the structure fulfilled the SLS and ULS requirements.
Kata Kunci : gelagar kotak, beton prategang, jalan layang.