Kualitas Struktur Tanah pada Setiap Bentuklahan di DAS Kaliwungu
ADHERA SUKMAWIJAYA, Prof. Dr. Junun Sartohadi, M.Sc.
2018 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANAktivitas pengolahan tanah oleh manusia di DAS Kaliwungu terjadi secara intensif. Pengelolaan yang baik perlu dilakukan agar tidak terjadi degradasi. Pengelolaan lahan pertanian yang berkelanjutan perlu memperhatikan 2 hal yaitu bentuklahan dan tanah. Faktor tanah yang perlu diperhatikan secara khusus adalah struktur tanah. Penelitian bertujuan untuk menganalisis struktur tanah pada setiap bentuklahan sebagai dasar penentuan pengelolaan tanah yang berkelanjutan. Penelitian menggunakan metode survei lapangan dan uji laboratorium untuk mengumpulkan data. Data yang dikumpulkan melalui survei lapangan adalah sudut lereng, ketebalan lapisan tanah, warna tanah, dan karakteristik struktur tanah. Tekstur dan bahan organik dikumpulkan melalui uji laboratorium. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah stratified align sampling. Penelitian menggunakan bentuklahan sebagai strata yang diambil pada satu alur proses. Lubang tanah dibuat pada setiap bentuklahan. Bentuklahan ditentukan berdasarkan perbedaan morfologi yang didapatkan dari pemotretan foto udara oleh kendaraan nir-awak. Pengamatan karakteristik tanah dilakukan pada profil tanah yang terlihat dari lubang tanah dengan dimensi 1m3. Karakteristik struktur tanah yang diamati adalah kualitas struktur tanah. Kualitas struktur tanah ditentukan menggunakan instrumen Visual Evaluation for Sub-Soil Structure (SubVESS) (Ball, et al, 2015). Hasil kualitas struktur tanah dianalisis secara spasial dan dikait dengan bentuklahan yang terkait. Analisis pedologi dilakukan dengan mengkaitkan nilai kualitas struktur tanah dengan nilai kandungan klei dan bahan organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah pada daerah kajian memiliki nilai kualitas struktur tanah yang baik. Puncak Perbukitan memiliki nilai kualitas struktur sesuai susunan horison berupa Ssq 2, Ssq 1, dan Ssq3. Bentuklahan Lereng Atas, Lereng Tengah, dan Lereng Bawah memiliki kualitas struktur sesuai susunan horison berupa Ssq1 dan Ssq3. Dataran Koluvial memiliki kualitas struktur sesuai susunan horison berupa Ssq 1, Ssq 2, Ssq 5, dan Ssq 2. Lapisan ketiga pada Dataran Koluvial mengalami sementasi abu vulkanik. Nilai kualitas struktur tanah daerah kajian menunjukkan bahwa tanah memiliki kondisi yang baik dan tidak diperlukan adanya perubahan pengelolaan.
Soil cultivation in Kaliwungu Watershed is happening intensively. Good soil management is needed for preventing soil degradation. Soil management for sustainable agriculture needs to focus on 2 things, which are landform and soil. Soil factor that needs to be focus on is soil structure. This study aims to analyze soil structure in every landform as the basis to determine sustainable soil management. The researchers was using field survey and laboratory analysis collect data. Data collected through field survey consisted of slope angle, soil layer thickness, soil color, and soil structure characteristic. The researchers collected the data of soil texture and organic matter content from laboratory analysis. The sampling method was stratified align sampling. This study used landform on a single process flow as the strata. The researchers made soil pit in every landform with the dimension of 1 m3. Landform was determined by morphological difference acquired from Unmanned Aerial Vehicle (UAV) aerial photograph data. Soil characteristic is observed from soil profile inside the soil pit. Soil structure was observed to determine soil structure characteristic. The researchers used Visual Evaluation for Sub-Soil Structure (SubVESS) to determine soil structure quality (Ball, et al, 2015). Soil structure quality was analyzed spatially by correlating it to corresponding landform. Pedological analysis was done by correlating soil structure quality with clay and organic matter content. Study result shows that study area has a good soil structure quality. Ridge has soil structure quality according to its layer arrangement as follow: Ssq2, Ssq1, and Ssq3. Upper Slope, Middle Slope, and Lower Slope has soil structure according to its layer arrangement as follow: Ssq1 and Ssq3. Colluvial Plain has soil structure according to its layer arrangement as follow: Ssq1, Ssq2, Ssq 5, and Ssq2. The third soil layer in Colluvial Plain has affected by volcanic ash cementation. Soil strucure quality shows that study area has a good soil for land cultivation and there is no change in management is needed.
Kata Kunci : struktur, kualitas, bentuklahan, kebun, pengelolaan.